Masih Jadi Lawan Berbahaya Di French Open, Roger Federer Tetap Realistis
Roger Federer ketika melakoni sesi latihan di French Open 2021
Berita Tenis: Setelah Roger Federer kalah di laga pembuka Geneva Open pekan lalu dari Pablo Andujar, ia mengaku bahwa ia mungkin tidak akan memenangkan French Open musim 2021.
Tampil di Roland Garros, Paris untuk kali pertama sejak musim 2019, Federer menyatakan, “Saya hanya merasa realistis bahwa saya tahu saya tidak akan memenangkan French Open dan siapa pun yang berpikir bahwa saya akan atau bisa memenangkannya, itu adalah hal yang salah.”
“Tentu hal yang lebih gila mungkin terjadi, tetapi saya tidak yakin dalam 50 musim terakhir di French Open ada seseorang bisa tampil memukau di usia 40 tahun setelah menepi selama 1 tahun setengah lalu memenangkannya.”
Namun, bintang tenis Swiss telah menikmati banyak kesuksesan di Roland Garros dan jika petenis berusia 39 tahun bisa bermain dengan performa terbaik setelah ia menjalani dua operasi lutut pada musim lalu, maka ia masih bisa menjadi lawan yang berbahaya.
Mantan petenis peringkat 1 dunia setidaknya telah melaju ke perempatfinal sebanyak 11 kali dari 12 penampilannya di Roland Garros. Ia melengkapi gelar Grand Slam dengan memenangkan French Open pada musim 2009 dan melaju ke final dalam empat kesempatan lain.
Meskipun lapangan terbaik bagi petenis berkebangsaan Swiss adalah grass-court dan hard-court, ia masih tetap salah satu petenis terbaik di clay-court.
Petenis berkebangsaan Swiss berada di posisi ketiga sebagai petenis dengan kemenangan terbanyak di Roland Garros, Paris dengan mengantongi 70 kemenangan setelah Rafael Nadal (100) dan Novak Djokovic (74).
Petenis berusia 39 tahun juga berada di posisi ketiga sebagai petenis aktif dengan gelar turnamen clay-court terbanyak (11 gelar) setelah Nadal (62 gelar) dan Djokovic yang bisa memenangkan gelar turnamen clay-court ke-16 di Belgrade pekan ini.
Selain itu, ada berita baik bagi mantan petenis peringkat 1 dunia. Petenis unggulan kedelapan akan mengawali French Open musim ini dengan bertanding melawan petenis yang telah familiar baginya, yakni Denis Istomin. Sampai saat ini, bintang tenis Swiss mendominasi head to head mereka dengan 7-0.
Petenis unggulan kedelapan berharap bisa memainkan permainan terbaik dan mengawali Grand Slam pertamanya sejak Australian Open musim 2020 dengan meyakinkan.
“Saya merasa saya bermain dengan lebih baik di sesi latihan. Tetapi seperti yang kita tahu, pertandingan sebenarnya adalah hal yang sama sekali berbeda,” tukas Federer.
Artikel Tag: Roger Federer, Tenis, French Open