Kanal

Marc Marquez Siap Ubah Gaya Balap Demi Hilangkan Titik Lemahnya

Penulis: Abdi Ardiansyah
05 Jul 2026, 15:58 WIB

Marc Marquez

Berita MotoGP - Marc Marquez mengaku sedang mencoba mengubah gaya balapnya saat mengendarai motor MotoGP. Ia ingin mengurangi ketergantungan pada insting agar lebih konsisten sekaligus menekan risiko kecelakaan yang selama ini menjadi kelemahannya.

Marc Marquez kembali menunjukkan tekadnya untuk terus berkembang meski telah menjadi salah satu pembalap tersukses dalam sejarah MotoGP. Juara dunia sembilan kali itu mengaku sedang mengubah pendekatan saat mengendarai motor demi menghilangkan kelemahan yang selama ini kerap menghambat performanya.

Selama bertahun-tahun, Marquez dikenal sebagai pembalap yang berani melampaui batas. Gaya balap agresif membuatnya mampu mencatat banyak kemenangan, tetapi juga berujung pada sederet kecelakaan serius, terutama sejak cedera lengan kanan yang dialaminya pada musim 2020.

Dalam wawancara di ajang World Ducati Week 2026, Marquez mengakui bahwa terlalu mengandalkan insting merupakan kelemahan terbesar sepanjang kariernya.

"Itu memang menjadi kelemahan dalam karier saya. Saya selalu menyerang tanpa melihat risiko dan tanpa benar-benar mengetahui di mana batasnya."

Pembalap Ducati itu mengatakan dirinya baru mengetahui batas kemampuan motor ketika sudah terjatuh. Karena itu, ia kini berusaha mengubah kebiasaan tersebut dengan pendekatan yang lebih terukur.

"Saya baru menyadari batasnya setelah terjatuh, bukan sebelumnya. Hal itu sudah saya coba perbaiki sejak masih muda, dan sekarang perlahan saya mulai memahaminya."

Menurut Marquez, perubahan tersebut semakin penting setelah kondisi fisiknya tidak lagi sama seperti sebelum mengalami cedera serius pada 2020. Ia merasa harus lebih cermat mengendalikan insting agar tidak mengambil risiko yang tidak perlu.

"Sekarang saya harus mengendalikan insting itu, terutama karena saya juga harus menjaga kondisi fisik. Saya ingin menghindari situasi tersebut, tetapi itu tidak mudah."

Marquez mengungkapkan bahwa salah satu fokus utamanya adalah menemukan gaya balap yang tetap cepat tanpa harus selalu mengandalkan insting saat memasuki lintasan.

"Coba lihat berapa kali saya terjatuh pada sesi latihan bebas pertama. Terlalu banyak. Saat saya mengandalkan insting, tubuh saya tidak selalu bisa mengikuti apa yang saya inginkan."

"Sepanjang akhir pekan balapan, saya terus berusaha menemukan gaya balap yang tetap cepat, tetapi tidak bergantung pada insting."

Perubahan gaya balap ini juga berkaitan dengan keterbatasan fisik yang masih dirasakan Marquez akibat cedera lengan kanan. Mobilitas lengannya tidak lagi seperti dahulu, sehingga ia mengaku lebih kesulitan ketika melibas tikungan ke kanan dibandingkan sebelum mengalami cedera.

Meski begitu, adaptasi tersebut sejauh ini membuahkan hasil positif. Marc Marquez berhasil kembali tampil kompetitif bersama Ducati dan kembali menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar MotoGP 2026. Jika ia mampu memadukan kecepatan dengan kontrol yang lebih baik, peluangnya untuk mempertahankan performa di papan atas diyakini akan semakin besar.

Artikel Tag: Marc Marquez, Ducati, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru