Mantan Wasit Sebut FC Porto Harusnya Dapat Dua Penalti Kontra Barcelona
Barcelona dinilai seharusnya dihukum dua penalti kontra FC Porto (Image: Barcelona)
Berita Liga Champions: Eks wasit Spanyol, Antonio Mateu Lahoz, berpendapat bahwa FC Porto seharusnya diberikan dua hadiah penalti dalam pertandingan kontra Barcelona yang berakhir dengan kekalahan 0-1.
La Blaugrana sukses merengkuh kemenangan keduanya di fase grup Liga Champions kala melawat ke Estadio do Dragao, Kamis (5/10) dini hari WIB berkat gol tunggal Ferran Torres menjelang jeda turun minum.
Namun, ada beberapa keraguan yang terjadi di sepanjang pertandingan, dengan FC Porto berpotensi mendapatkan dua penalti.
Jules Kounde melanggar Mehdi Taremi di kotak penalti pada babak pertama, sedangkan Joao Cancelo melakukan handball pada babak kedua.
Wasit sempat memberikan penalti untuk kejadian kedua, namun membatalkannya setelah melihat ulang melalui VAR.
Meski begitu, Antonio Mateu Lahoz, salah satu wasit kontroversial asal Spanyol yang baru saja pensiun musim panas ini, berpendapat bahwa kejadian kedua bisa saja dihadiahkan penalti dan Barcelona cukup beruntung karena tidak dihukum dalam kedua kejadian tersebut.
"Kounde mengambil risiko besar. Jika Anthony Taylor akan memberikan penalti, maka dia tidak akan dikomplain," kata Lahoz, dilansir dari Sport.
"Saya punya keraguan soal handball Cancelo. Saya tidak tahu apakah itu adalah handball oleh pemain Porto. Dalam sebuah rekaman yang saya lihat, itu termasuk dalam hukum. Oleh karena itu, seharusnya itu dihadiahkan penalti," tambahnya.
Sebagai catatan, Lahoz dikenal sebagai salah satu wasit yang kontroversial sepanjang kariernya, dan sering memimpin laga yang mencatatkan banyak kartu kuning.
Salah satu partai kontroversial yang pernah dipimpin olehnya adalah ketika Belanda bersua Argentina di perempat final Piala Dunia 2022 lalu.
Artikel Tag: Barcelona, FC Porto, Antonio Mateu Lahoz