Kanal

Mantan Finalis Beberkan Rahasia Untuk Kalahkan Rafael Nadal Di Roland Garros

Penulis: Dian Megane
15 Des 2017, 05:54 WIB

Rafael Nadal berpose dengan trofi French Open kesepuluhnya

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 4 dunia, Robin Soderling membeberkan rahasia untuk mengalahkan petenis peringkat 1 dunia, Rafael Nadal di Roland Garros (French Open). Soderling lolos ke final French Open tetapi harus kalah dari Roger Federer (2009) dan Rafael Nadal (2010).

Akan tetapi, mantan petenis berkebangsaan Swedia, Soderling menjadi petenis pertama yang mengalahkan Nadal di Roland Garros ketika ia menaklukkannya di babak keempat French Open tahun 2009. Walaupun begitu, Nadal membalaskan kekalahannya tepat satu tahun setelahnya. Dengan tiga set langsung Nadal mengandaskan Soderling demi memenangkan gelar kelimanya di lapangan Philippe Chatrier – lapangan utama di French Open.

Dalam wawancara bersama Tennismash, Soderling menjelaskan bagaimana ia mengatasi tantangan dari Nadal di clay-court saat itu dan bagaimana petenis lainnya bisa menaklukkan Nadal di clay-court.

“Anda harus bermain dengan benar-benar agresif. Saya tidak mengkhawatirkannya, saya berusaha untuk agresif, memastikan tidak memberinya waktu untuk berkembang, dan memberinya tekanan di sepanjang waktu. Jika anda tetap berada di baseline dan bermain dengan berhati-hati, akan sulit untuk mengalahkannya. Saya harus mengambil peluang dan fokus dengan pukulan saya, dan pada hari itu, semuanya berjalan dengan benar-benar baik, saya memukul bolanya dengan sangat baik,” jelas Soderling.

Ketika Soderling diminta untuk memilih prestasi terbesarnya, ia menjawab, “Melenggang ke final satu tahun setelahnya. Tentunya mengalahkan Rafa dan lolos ke final tahun 2009 istimewa, tetapi saya benar-benar senang saya masih berada di peringkat 10 besar dan mengalahkan Roger untuk lolos ke final lagi sebelum kalah dari Rafa. Hanya beberapa petenis yang bisa bermain dengan baik dalam satu turanmen, tetapi kisahnya sama sekali berbeda ketika melakukannya di sepanjang tahun itu. Saya membuktikan keada diri saya sendiri bahwa saya layak berada di peringkat 5 besar.”

Ditanya apakah ia percaya bahwa ia mungkin bisa menjadi juara Grand Slam jika ia bermain beberapa tahun lagi, Soderling menyatakan, “Ya, dalam banyak kesempatan (sambil terrtawa). Hanya bercanda. Tiga atau empat tahun terakhir dalam karier saya, walaupun saya tidak difavoritkan di Grand Slam, saya selalu merasa bahwa jika saya bermain dengan baik, saya memiliki peluang untuk menang. Di awal karier saya, saya cukup merasa senang bisa memenangkan beberapa babak. Tetapi, ya, mungkin saya bisa memenangkan satu.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal, Roger Federer, Robin Soderling

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru