Luke Shaw Sakit Hati Lihat Manchester City Rengkuh Treble
Luke Shaw. (Foto: Matthew Peters/Manchester United)
Berita Sepak Bola: Bek kiri Manchester United, Luke Shaw, mengakui bahwa dirinnya sangat sakit hati saat melihat Manchester City pada musim lalu berhasil memenangkan treble.
Sangatlah sulit bagi Manchester United untuk melihat bagaimana sang rival sekota, Manchester City, meraih tiga gelar juara sekaligus pada musim lalu. Terlebih mereka berhasil menyamai catatan apik Setan Merah yang ditorehkan pada tahun 1999 saat masih dilatih oleh Sir Alex Ferguson.
United sendiri secara keseluruhan memiliki musim yang mengesankan pada tahun pertama Erik ten Hag menjabat sebagai manajer tim. Pelatih asal Belanda itu mengakhiri puasa gelar selama enam tahun dengan kemenangan di Carabao Cup atas Newcastle United di Wembley.
Di sisi lain, City menjalani musim terbaik mereka. Mereka tidak hanya berjuang untuk memenangkan liga dengan mengungguli Arsenal, mengalahkan United di final Piala FA, namun mereka juga melengkapi treble dengan kemenangan di Liga Champions atas Inter Milan. Luke Shaw telah berbicara tentang betapa kecewanya dia dengan kesuksesan City, namun hal tersebut dapat digunakan untuk memotivasi para pemain United untuk musim depan.
"Ya, 100 persen," kata Shaw ketika ditanya oleh kantor berita PA apakah kemenangan treble City akan memberi United motivasi ekstra selama setahun ke depan, seperti dikutip dari Manchester Evening News.
"Saya rasa tidak perlu ada motivasi lebih dengan mereka memenangkannya atau tidak, tapi tentu saja itu sangat menyakitkan. Sangat menyakitkan."
"Saya pikir kami semua sebagai pemain merasakan itu, terutama bagi saya melihat pemain mereka datang ke pusat latihan timnas Inggris. Itu sangat sulit untuk diterima, jujur saja."
"Seperti yang saya katakan, seharusnya tidak ada motivasi yang lebih besar dari yang kami miliki, tetapi kami tidak bisa menerima itu. Kami tidak bisa membiarkan hal itu terjadi lagi dan saya pikir kami tahu itu."
"Saya pikir sekarang adalah waktu kami untuk mulai memberikan tekanan dan tidak membiarkannya selalu mudah bagi mereka karena, Anda tahu, di masa lalu terlihat seperti itu.
"Kami sebagai pemain sekarang tidak bisa menerima hal itu lagi."
Artikel Tag: Luke Shaw, Manchester United, Manchester City