Luke Campbell Sebut Conor Benn Bisa Jadi Lawan Pemanasan "Comeback"
Luke Campbell menambahkan bahwa dirinya terus menjaga kebugaran sejak pensiun. (Foto: Fight TV)
Luke Campbell membuka peluang kembali ke ring tinju setelah pensiun pada Juli 2021.
Mantan penantang gelar juara dunia dua kali itu bahkan menyebut Conor Benn sebagai lawan yang menarik untuk dihadapi jika dirinya memutuskan melanjutkan karier profesional.
Campbell, yang kini menjabat sebagai wali kota Hull, Inggris, mengungkapkan keseriusannya mempertimbangkan comeback setelah pernyataannya tentang Benn menarik perhatian publik.
Ia sebelumnya bercanda bersedia menghadapi petinju Inggris tersebut dalam wawancara dengan talkSPORT.
Petinju berusia 39 tahun itu pensiun pada usia 33 tahun. Pertarungan terakhirnya berlangsung pada Januari 2021 ketika menghadapi Ryan Garcia di American Airlines Center, Dallas.
Luke Campbell sempat menjatuhkan Garcia sebelum akhirnya kalah melalui penghentian wasit pada ronde ketujuh.
Nama Campbell kembali menjadi pembicaraan menjelang pertarungan Garcia melawan Benn pada 12 September.
Dalam persiapan duel tersebut, Benn menyinggung keberhasilan Campbell menjatuhkan Garcia sebagai bukti adanya kelemahan pada lawannya.
Campbell menilai komentar Benn tidak sepenuhnya dimaksudkan untuk merendahkannya, tetapi tetap menganggapnya tidak menghormati dirinya.
“Saya tidak berpikir dia bermaksud tidak menghormati saya, tetapi memang begitu kesannya. Dia pada dasarnya mengatakan, ‘Oh, Luke pernah menjatuhkanmu, berarti kamu bukan siapa-siapa,’” kata Campbell kepada The Ring.
Peraih medali emas Olimpiade London 2012 itu mengatakan responsnya terhadap komentar Benn justru membuka kemungkinan untuk kembali bertarung.
Ia mengaku banyak orang ingin melihatnya kembali naik ring dan siap mempertimbangkan tawaran yang sesuai.
“Sejak saya mengatakan itu, peluangnya mulai terbuka. Saya pikir banyak orang memang ingin melihat saya kembali bertarung,” ujar Campbell.
“Saya rasa peluang untuk kembali bertinju jelas ada. Selalu ada pertarungan yang bisa menarik perhatian Anda untuk kembali jika kesempatan itu datang.”
Luke Campbell menambahkan bahwa dirinya terus menjaga kebugaran sejak pensiun. Ia tetap berlatih, termasuk tinju, sehingga merasa masih bisa mempersiapkan diri apabila mendapat tawaran bertarung.
Terkait Benn, Campbell menilai duel tersebut harus menawarkan peluang besar agar layak dipertimbangkan. Ia juga mengakui Benn telah membangun posisi yang kuat dalam dunia tinju, meski tidak ragu melontarkan sindiran.
“Conor telah menempatkan dirinya dalam posisi yang luar biasa, jadi saya menghormatinya untuk itu. Terima kasih sudah tidak menghormati saya, tetapi jika saya kembali, dia akan menjadi lawan pemanasan saya,” katanya.
Luke Campbell mencatatkan 20 kemenangan dan empat kekalahan sepanjang karier profesionalnya, dengan 16 kemenangan melalui knockout (KO).
Ia menganggap Garcia berpotensi menjadi korban KO ke-17, tetapi petinju Amerika Serikat itu mampu bangkit setelah terjatuh.
Dalam duel melawan Garcia, Benn (25-2, 14 KO) juga terjatuh keras akibat pukulan kanan akurat pada ronde kedua. Garcia, juara kelas welter versi World Boxing Council (WBC), kemudian menghentikan Benn yang masih berdiri beberapa saat setelahnya.
Petinju berusia 30 tahun itu diperkirakan akan beristirahat sebelum kembali bertanding pada 2027. Jika rencana comeback Campbell terwujud, duel melawan Benn berpotensi menjadi salah satu opsi yang menarik perhatian.
Artikel Tag: Luke Campbell, Ryan Garcia, conor benn