Lazio Tanpa Wakil di Piala Dunia Untuk Kali Pertama Dalam 40 Tahun
Piala Dunia 2026
Berita Liga Italia: Untuk kali pertama sejak Piala Dunia 1986, Lazio tidak mengirimkan satu pemain pun di perhelatan akbar sepak bola dunia yang akan berlangsung di Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko Juni ini. Para pemain The Aquile akan menikmati liburan mereka sebelum bergabung kembali untuk program pramusim.
Lazio tidak akan mengirimkan wakil di Piala Dunia 2026 karena tidak ada pemain mereka yang dipanggil untuk negara yang lolos ke Amerika. Ini merupakan kali pertama dalam 40 tahun terakhir.
Seperti yang dilansir Il Messaggero untuk kali pertama Biancocelesti gagal mengirimkan wakil ke Piala Dunia dalam 40 tahun terakhir. Hal ini pernah terjadi pada tujuh edisi sebelumnya, yaitu Uruguay 1930, Swiss 1954, Chili 1962, Inggris 1966, Meksiko 1970, Spanyol 1982 dan terakhir Meksiko 1986.
Sebaliknya, The Aquile paling banyak diwakili di Brasil 2014, ketika tujuh pemain ikut serta dalam turnamen tersebut. Mereka adalah Andonio Candreva (Italia), Alvaro Gonzalez (Uruguay), Lucas Biglia (Argentina), Senad Lulić (Bosnia), Ogenyi Onazi (Nigeria), Miroslav Klose (Jerman), dan Helder Postiga (Portugal).
48 negara siap berpartisipasi dalam edisi terbesar di turnamen tersebut dan setiap timnas memanggil 26 pemain, dengan harapan beberapa pemain The Aquile disertakan akan tetapi ternyata tidak ada satu pun pemain yang dipanggil karena sejumlah alasan.
Untuk kali ketiga secara beruntun Italia gagal lolos ke Piala Dunia setelah kalah di play-off. Jika Azzurri lolos ke turnamen itu maka setidaknya ada satu pemain The Aquile yang dipanggil terutama Mattia Zaccagni dan Nicolo Rovella. Sama halnya dengan Nigeria dan Denmark karena Fisayo Dele-Bashiru dan Gustav Isaksen akan disertakan jika negara mereka berpartisipasi.
Tim Elang Ibukota saat ini kualitasnya menurun dibanding pendahulunya yang pernah diperkuat pemain seperti Klose, Biglia dan Cadreva. Skuat terkini mereka tidak lagi memiliki pemain dengan nama besar karena Claudio Lotito telah menurunkan proyeknya dengan menjual para pemain kunci dan menggantikan dengan pemain yang lebih murah seperti yang terjadi di bursa Januari lalu.
Beberapa pemain The Aquile cukup sial berada di tempat yang salah pada waktu yang salah. Misalnya, Mario Gila bisa dibilang salah satu bek terbaik di Serie A, tetapi gagal mendapatkan tempat di timnas Spanyol. Kenneth Taylor juga tampil mengagumkan sejak bergabung dengan klub pada Januari lalu, tetapi Ronald Koeman secara mengejutkan lebih memilih gelandang Juventus, Teun Koopmeiners.
Meskipun persaingan ketat untuk memperebutkan tempat di timnas tentu berperan, dapat dikatakan bahwa para pemain ini sebagian terhambat oleh hasil yang kurang memuaskan dari klub mereka musim ini.
Artikel Tag: Lazio, Piala Dunia