Kanal

Lawrence Okolie Gagal Dalam Tes Doping, Pertarungan Lawan Tony Yoka Batal

Penulis: Hanif Rusli
23 Apr 2026, 21:44 WIB

Lawrence Okolie meminta publik tidak langsung berasumsi negatif dan menjelaskan bahwa dirinya sempat menjalani perawatan akibat cedera. (Foto: AP)

Petinju kelas berat asal Inggris Lawrence Okolie dilaporkan gagal dalam tes anti-doping menjelang pertarungannya melawan Tony Yoka, yang seharusnya digelar di Paris akhir pekan ini.

Promotor Queensberry Promotions mengonfirmasi bahwa Okolie menerima hasil temuan merugikan dari tes yang dilakukan oleh Voluntary Anti-Doping Association (VADA), hanya lima hari sebelum jadwal pertarungan.

Akibat situasi tersebut, seluruh rangkaian pertandingan yang direncanakan pada Sabtu (25/4) di Paris resmi dibatalkan.

Upaya untuk mencari lawan pengganti bagi Yoka tidak membuahkan hasil, sehingga promotor memutuskan menghentikan seluruh acara.

“VADA telah memberi tahu kami bahwa Lawrence Okolie menunjukkan hasil temuan merugikan dari tes anti-doping menjelang acara di Paris,” demikian pernyataan resmi Queensberry.

Okolie, yang memiliki rekor 23 kemenangan dan satu kekalahan, sebelumnya dijadwalkan menghadapi Yoka dalam laga penting yang berpotensi mengangkat posisinya di peta persaingan kelas berat dunia.

Mantan juara dunia kelas cruiserweight itu membidik kemenangan besar untuk memperkuat peluang menuju perebutan gelar.

Menanggapi kabar tersebut, Lawrence Okolie memberikan pernyataan melalui media sosial.

Ia meminta publik tidak langsung berasumsi negatif dan menjelaskan bahwa dirinya sempat menjalani perawatan akibat cedera.

“Setelah cedera bisep tahun lalu, saya kembali mengalami cedera siku pada lengan yang sama selama pemusatan latihan. Saya menjalani perawatan untuk itu,” tulis Okolie.

Ia juga menegaskan akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang dalam proses investigasi dan yakin dapat membersihkan namanya dari tuduhan pelanggaran.

“Saya percaya penyelidikan akan membuktikan saya tidak bersalah,” tambahnya.

Baik Okolie maupun Yoka sebenarnya sama-sama datang dengan modal kemenangan pada laga terakhir mereka di Nigeria pada Desember lalu.

Pertemuan keduanya di Paris semula dipandang sebagai salah satu duel penting di kelas berat Eropa.

Lawrence Okolie saat ini menempati peringkat pertama penantang kelas berat versi WBC, tepat di bawah juara dunia Oleksandr Usyk dan pemegang gelar interim Agit Kabayel.

Kemenangan atas Yoka berpotensi membuka jalan bagi Okolie untuk mendapatkan kesempatan wajib perebutan gelar dunia dalam waktu dekat.

Namun dengan situasi ini, masa depannya dalam perebutan gelar menjadi tidak pasti.

Hingga kini belum ada kepastian mengenai kelanjutan proses hukum maupun kemungkinan penjadwalan ulang pertarungan yang batal tersebut.

Artikel Tag: Tony Yoka, Lawrence Okolie

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru