Juara Eropa Milan Prat Pilih Tampil di Afrika Sembari Bidik Karier di AS
Milan Prat (kanan) akan menghadapi Amiri Matumla pada Rabu (10/6) di Abidjan, Pantai Gading. (Foto: Fight TV)
Juara Eropa kelas menengah junior Milan Prat terus menjaga aktivitasnya di atas ring sambil mengejar ambisi besar untuk menembus level elite dunia.
Meski memiliki impian bertarung di Amerika Serikat melawan nama-nama besar divisinya, petinju Prancis itu mengaku tidak bisa menolak kesempatan tampil dalam ajang bergengsi di Afrika pekan ini.
Milan Prat dijadwalkan menghadapi Amiri Matumla pada Rabu (10/6) di Abidjan, Pantai Gading.
Pertarungan tersebut menjadi bagian dari acara yang juga menampilkan rekan satu timnya, Michel Soro, melawan Hassan Mwakinyo.
Sejak merebut gelar Eropa kelas menengah junior pada November lalu dengan kemenangan knockout ronde kesembilan atas Jan Helin, Prat memilih untuk tetap berada dalam ritme latihan intensif.
Pada Januari, petinju berusia 26 tahun itu kembali ke Houston, Texas, untuk menjalani pemusatan latihan bersama pelatih ternama Bobby Benton.
“Bekerja bersama Bobby Benton membantu saya berkembang secara teknis, mental, dan fisik sebagai petinju,” kata Milan Prat kepada The Ring.
“Saya menjalani kamp latihan yang panjang dengan satu tujuan jelas, yaitu mencapai level tertinggi dalam dunia tinju.”
Prat sebenarnya sempat dikaitkan dengan duel mempertahankan gelar melawan Sam Eggington.
Namun rencana tersebut batal setelah Eggington memilih peluang lain yang lebih menguntungkan secara finansial dan kemudian kalah dari Conah Walker dalam pertarungan bulan lalu.
Upaya mengatur duel melawan Victor Yoka juga tidak membuahkan hasil. Karena itu, Prat memutuskan tetap aktif dengan menerima tawaran menghadapi Matumla yang masih belum terkalahkan.
“Ini pertarungan menarik melawan petinju yang juga belum pernah kalah. Saya yakin laga ini bisa membuktikan perkembangan yang saya capai selama beberapa bulan terakhir,” ujarnya.
Milan Prat juga menaruh perhatian khusus pada pentingnya penyelenggaraan ajang besar di Afrika. Menurutnya, benua tersebut layak mendapatkan panggung tinju kelas dunia.
“Acara ini berlangsung di arc des Expositions d’Abidjan, arena terbesar di Afrika Barat. Atmosfernya akan luar biasa. Saya percaya Afrika pantas mendapatkan event sebesar ini dan saya bangga menjadi bagian darinya,” kata Prat.
Setelah pertarungan tersebut, fokusnya akan beralih pada pertahanan gelar Eropa. Penantang wajibnya adalah Vasile Cebotari yang juga belum terkalahkan.
Selain itu, Prat mengisyaratkan adanya pertarungan besar yang akan diumumkan untuk September mendatang.
Meski demikian, tujuan jangka panjangnya tetap jelas: menembus pasar Amerika Serikat dan menghadapi petinju terbaik di divisinya.
“Saya ingin melawan petinju-petinju terbaik Amerika. Sejak kecil saya bermimpi bertarung di arena-arena legendaris Amerika Serikat,” ujar Prat.
Ia menyebut sejumlah nama yang ingin dihadapinya, mulai dari Erickson Lubin dan Keith Thurman hingga para bintang elite seperti Jaron Ennis, Xander Zayas, Sebastian Fundora, dan Vergil Ortiz Jr.