Laga Kontra Franklin Jadi Penentu Masa Depan Moses Itauma
Moses Itauma
Berita Tinju : Petinju muda berbakat, Moses Itauma, tengah berada di persimpangan penting dalam kariernya. Di usia 21 tahun, ia sudah digadang-gadang sebagai calon bintang masa depan kelas berat, namun kini muncul tudingan bahwa dirinya menghindari peluang perebutan gelar.
Itauma dijadwalkan menghadapi Jermaine Franklin pada 28 Maret di Co op Live Arena, Manchester. Pertarungan ini diprediksi menjadi ujian terberat bagi petinju Inggris tersebut sejauh ini.
Sepanjang karier profesionalnya, Itauma tampil dominan dengan rentetan kemenangan KO cepat. Termasuk saat ia menghentikan Dillian Whyte dalam ronde pertama pada Agustus tahun lalu. Namun, kemenangan itu dinilai belum cukup menguji kemampuannya secara menyeluruh karena lawan dianggap sudah melewati masa terbaik.
Berbeda dengan lawan-lawannya sebelumnya, Franklin dikenal sebagai petinju tangguh yang sulit dikalahkan. Ia pernah menghadapi Anthony Joshua pada 2023 dan mampu bertahan hingga akhir meski kalah angka. Ketahanan inilah yang diyakini bisa memaksa Itauma bertarung lebih lama dan memberikan pengalaman berharga.
Di sisi lain, peluang Itauma untuk perebutan gelar sebenarnya masih terbuka. Salah satu opsi yang sempat mencuat adalah menghadapi juara WBA Regular Murat Gassiev. Namun, kubu Gassiev menilai pembicaraan mengenai duel tersebut justru meredup setelah kemenangan KO Itauma terakhir.
Pelatih Gassiev, Anton Kadushin, menyebut pihaknya tetap terbuka untuk pertarungan tersebut, namun mempertanyakan keseriusan tim Itauma.
“Setelah pertarungan terakhir, pembicaraan soal duel itu seperti menghilang. Tapi jika memang tak terhindarkan dan syaratnya sesuai, kami siap. Gassiev tidak pernah menghindari siapa pun,” ujarnya.
Gassiev sendiri baru saja meraih gelar WBA Regular setelah mengalahkan veteran Kubrat Pulev. Gelar tersebut bisa menjadi batu loncatan menuju status juara penuh, terutama jika Oleksandr Usyk melepas atau kehilangan sabuknya.
Dengan kondisi ini, laga melawan Franklin menjadi sangat krusial bagi Moses Itauma. Kemenangan meyakinkan tidak hanya akan membungkam kritik, tetapi juga membuka kembali jalan menuju perebutan gelar dunia yang lebih besar di masa depan.
Artikel Tag: Tinju Dunia, WBA, Heavyweight