Julukan 'Mini Gullit' dan Jalan Panjang Kevin Zeroli Menuju Panggung Besar
Kevin Zeroli
Berita Liga Italia: Kisah Kevin Zeroli, pemain muda AC Milan yang baru saja mencetak gol salto spektakuler. Dari kepang rambut ikonik hingga mimpinya tembus tim utama.
Gol salto Kevin Zeroli yang meloloskan Juve Stabia ke semifinal play-off Serie B bukanlah kebetulan. La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa pemuda kelahiran Busto Arsizio itu punya masa kecil yang membentuk kemampuan akrobatiknya.
Sebelum menekuni sepak bola, ia berlatih seni bela diri dan senam artistik. Gerakan akrobatik sudah menjadi sifat kedua baginya.
AC Milan menemukannya hampir secara tidak sengaja. Pada musim panas 2012 di kompleks latihan Milanello, Zeroli kecil sedang menggiring beberapa bola di pinggir lapangan. Beberapa pencari bakat langsung menyadari ada sesuatu yang berbeda.
Sebagai anak-anak, Zeroli selalu bermain dengan senyuman dan kepang rambut yang tergerai. Penampilannya yang khas itu langsung memicu perbandingan dengan Ruud Gullit. Apalagi ia punya postur yang dianggap besar untuk usianya.
Darah sepak bola mengalir dari kedua sisi keluarganya. Sang ibu berasal dari Nigeria dan seorang Juventini, sementara ayahnya orang Italia asli dengan hati Rossoneri. Zeroli memegang kewarganegaraan ganda, tapi memilih Italia.
Bakatnya semakin terasah saat mencetak 7 gol di level U-17 dan bermain di banyak posisi berbeda. Gayanya kerap dibandingkan dengan Jude Bellingham, yang kebetulan adalah idolanya.
Rafaela Pimenta, agen super yang mewarisi klien Mino Raiola, kemudian mengambil alih kariernya. Titik balik sejati datang di musim 2022-23 ketika ia naik ke tim Primavera dan bertemu Ignazio Abate.
Artikel Tag: Serie A, AC Milan, Kevin Zeroli