Juara Dunia Kunlavut Vitidsarn Santai Tanggapi Peluang Emas Asian Games
Kunlavut Vitidsarn/[Foto:Thestar]
Berita Badminton : Meski kesulitan menyelesaikan pertandingan putaran kedua Asian Games Hangzhou, juara dunia asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn tetap menyapa pers Malaysia dengan senyuman.
"Malaysia? Malaysia Boleh," kata pemain Thailand berusia 21 tahun yang akan menghadapi tunggal putra nomor satu Malaysia, Lee Zii Jia, pada Rabu di babak ketiga.
Terbukti, Kunlavut terlihat sedikit berkarat sejak ia istirahat satu bulan usai merebut mahkota dunia di Kopenhagen.
Bermain di turnamen pertamanya sejak itu, pemain peringkat 4 dunia asal Thailand itu dibuat bekerja keras oleh pemain peringkat 104 dunia Nguyen Hai Dang dari Vietnam sebelum mengamankan kemenangan 17-21, 21-18, 21-15 pada hari Selasa.
Sebelumnya, mantan juara All England Zii Jia mengalahkan pemain Timor Leste Mourinho Gusmao de Jesus 21-0, 21-7 untuk menghadapi Kunlavut.
“Saya beristirahat setelah Kejuaraan Dunia. Sekarang saya kembali ke lapangan, saya merasakan tekanan tertentu dan tiba-tiba kehilangan kendali,” kata Kunlavut Vitidsarn usai pertandingan.
“Itu sebabnya ketika saya kalah di pertandingan pertama saya hari ini, saya berusaha untuk tidak terlalu banyak berpikir karena saya tidak bisa tampil baik di bawah tekanan.”
Pada pertandingannya melawan Zii Jia, pemain Thailand itu mengatakan: "Bermain melawan pemain Malaysia itu akan sangat sulit. Dia adalah pemain yang sangat bagus. Dia tinggi dan sangat solid dalam menyerang dan bertahan."
Kunlavut pun mengecilkan peluangnya ingin meraih medali emas Asian Games pertamanya.
"Saya tidak pernah berpikir seperti itu. Setiap turnamen adalah awal baru bagi saya. Saya hanya ingin memberikan yang terbaik di setiap turnamen," tambah Kunlavut yang mengakhiri wawancaranya dengan mengucapkan 'Terima Kasih'.
Artikel Tag: Kunlavut Vitidsarn, Lee Zii Jia, Asian Games 2023