Jasmine Paolini Akui Kekalahan Di Roma Sebagai Kekalahan Yang Sangat Berat
Jasmine Paolini [image: Italian Open]
Berita Tenis: Jasmine Paolini tidak mampu mengamankan kemenangan atas Elise Mertens dan mengakhiri usaha mempertahankan gelar Italian Open di babak ketiga musim 2026.
Meskipun ada anggapan bahwa petenis tuan rumah semakin membaik di lapangan setiap hari, kenyataannya di turnamen WTA level 1000, Italian Open di Roma datang terlalu cepat bagi sang petenis. Dengan sedikit kemenangan pada musim ini, perasaan yang jauh berbeda dari musim-musim sebelumnya, dan semua tekanan untuk mempertahankan gelar di depan pendukung sendiri, ia akhirnya tersingkir di babak ketiga oleh Mertens.
Saat ini mungkin sulit untuk berpegang pada hal-hal positif, meskipun ia berusaha tersenyum dan optimis tentang apa yang akan terjadi di masa depan dalam konferensi pers. Ia akan keluar dari peringkat 10 besar setelah Italian Open, tetapi di French Open,Paris, ia dapat mengharapkan hadiah yang telah ia cari.
"Ini kekalahan yang berat, terutama mengingat skor dan bagaimana jalannya pertandingan. Ia petenis hebat, sangat solid, saya rasa ia bermain dengan lebih baik di poin-poin krusial. Secara pribadi, saya percaya saya bisa sedikit lebih cerdas di momen-momen tertentu, meskipun sulit untuk memikirkan hal-hal itu sekarang. Ini tenis dan hal-hal seperti ini bisa terjadi,” ungkap Paolini.
Ditanya mengapa begitu kewalahan mengatasi petenis berkebangsaan Belgia, Mertens, Paolini menjawab, “Ia sangat tangguh, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, anda selalu harus memainkan beberapa pukulan lebih banyak melawannya. Ia memiliki sentuhan yang hebat saat bertahan dan servisnya juga sangat kuat.”
“Faktanya, anda harus bermain dengan sangat baik untuk mengalahkannya, itulah yang saya rasakan sejak awal pertandingan. Saya sedih karena saya pikir saya juga bermain dengan bagus, tetapi di momen-momen penting, saya kurang konsisten, saya terlalu berani. Pada akhirnya, hal-hal inilah yang harus dibayar ketika berkompetisi di level ini."
Ia tidak lupa memberikan penilaian tentang musim 2026 sampai sejauh ini.
“Tentu saja, saya tidak terlalu senang dengan hasil saya musim ini. Saya harus mencoba untuk lebih positif, jadi, saya menantikan turnamen yang akan datang. Saya secara bertahap membaik, merasa lebih baik, dan lebih positif di lapangan, yang penting,” nilai Paolini.
“Kali ini saya sangat kompetitif menghadapi lawan yang tangguh, jadi saya menerima itu. Maksud saya, saya berhasil memainkan permainan saya, hal yang sangat penting bagi saya. Sekarang kita harus menyesuaikan beberapa detail untuk memenangkan pertandingan seperti itu, tetapi saya terus berkembang."
Ia juga mengakui bahwa dalam tenis selalu ada naik turun.
"Dua musim lalu, saya kalah di babak pertama turnamen ini, kemudian mencapai final French Open. Itulah tenis. Itu adalah hal-hal positif dan negatif yang sering datang bersamaan, dan anda harus menghadapinya. Saya tahu saya harus fokus pada hal-hal positif dari setiap turnamen, mengerahkan semua kualitas saya di lapangan, dan di luar lapangan, terus berlatih agar lebih tajam di saat-saat penting,” tukas Paolini.
“Saya percaya kita menuju ke arah yang benar, saya merasa lebih baik seiring berjalannya pekan, yang penting. Dalam tenis, terkadang semuanya berjalan baik dan terkadang tidak, yang penting adalah tetap bertahan dan percaya pada diri sendiri, mengambil risiko ketika saatnya tiba."
Artikel Tag: Italian Open, Elise Mertens, Jasmine Paolini