Kanal

Hasil US Open: Elena Rybakina Angkat Trofi Kemenangan

Penulis: Dian Megane
13 Sep 2026, 07:56 WIB

Elena Rybakina [image: AP]

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Kazakhstan, Elena Rybakina telah mengakhiri dominasi Aryna Sabalenka yang memegang peringkat 1 dunia selama 99 pekan.

Di final US Open musim 2026, petenis unggulan kedua juga menggagalkan upaya sang juara bertahan dua kali tersebut untuk meraih gelar ketiga secara berturut-turut.

Berkat kemenangan 6-4, 5-7, 6-2 yang diperjuangkan selama 2 jam 21 menit di Arthur Ashe Stadium, petenis yang sebelumnya juga mengalahkan Sabalenka di final Australian Open awal musim ini, menutup musim Grand Slam-nya dengan raihan gelar Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Kini, petenis berusia 27 tahun hanya tinggal membutuhkan gelar French Open untuk melengkapi pencapaian Career Grand Slam (memenangkan keempat Grand Slam).

"Sulit rasanya menemukan kata-kata yang tepat saat ini. Sejujurnya, saya tidak menyangka akan mengalami hal seperti ini di turnamen ini," ujar Rybakina saat penyerahan trofi.

"Saya sempat terkendala sedikit masalah cedera, namun entah bagaimana, segalanya berpihak pada saya. Saya sudah datang ke sini selama 10 musim terakhir dan tidak pernah meraih kesuksesan. Hasilnya bahkan jauh dari pencapaian ini, jadi, ini sungguh luar biasa. Saya semakin jatuh cinta pada New York."

Petenis unggulan kedua kini menjadi petenis ketiga sejak musim 2000 yang memenangkan Australian Open dan US Open pada musim yang sama, menyusul jejak Angelique Kerber (2016) dan Sabalenka (2024). Gelar Grand Slam tersebut juga menjadi gelar ketiganya pada musim 2026 sekaligus gelar ke-14 dalam kariernya sampai saat ini.

Dengan hasil final US Open musim ini, petenis berkebangsaan Kazakhstan kini mencatatkan 8-10 dalam head to head melawan Sabalenka. Tiga kemenangan terakhirnya dalam rivalitas mereka semuanya diraih di panggung-panggung terbesar, yaitu laga perebutan gelar WTA Finals musim gugur lalu, final Australian Open pada bulan Januari, serta final US Open akhir ini.

Sebagai tambahan konteks untuk pencapaian gelar yang sudah mengesankan, petenis berkebangsaan Kazakhstan memasuki US Open dengan kekhawatiran cedera yang disebutkan sebelumnya setelah mengundurkan diri dari perempatfinal Cincinnati Open melawan petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek.

Namun, ia kembali tanpa kehilangan momentum. Ia mengalahkan petenis unggulan ke-13, Naomi Osaka di babak keempat dan melaju ke perempatfinal tanpa kehilangan satu set pun. Ia kemudian bangkit setelah tertinggal satu set dalam dua pertandingan berturut-turut demi mengalahkan Zheng Qinwen dan petenis unggulan keempat, Cori Gauff dalam perjalanannya menuju final.

Dengan mengalahkan Sabalenka demi meraih gelar juara, petenis unggulan kedua menjadi petenis pertama yang mengalahkan juara bertahan nomor tunggal putri di final US Open sejak Serena Williams pada musim 2002 dan yang pertama di Grand Slam mana pun sejak Madison Keys di Australian Open 2025.

Rybakina juga menjadi petenis pertama yang mengalahkan petenis peringkat 1 dunia di final US Open sejak Williams yang mengalahkan Victoria Azarenka pada musim 2012.

Artikel Tag: US Open, Aryna Sabalenka, Elena Rybakina

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru