Hadapi Reaksi Keras Atas Pengunduran Dari Paris, Ini Balasan Jannik Sinner
Jannik Sinner di Montreal musim 2024 [image: getty images]
Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Italia, Jannik Sinner menganggapi kritik yang dihadapinya atas keputusan untuk mengundurkan diri dari Olimpiade di Paris tahun 2024.
Petenis peringkat 1 dunia menyoroti fakta bahwa hanya ia dan timnya yang mengetahui apa yang ia rasakan dan menegaskan bahwa ia memberi “sedikit perhatian dan sedikit bobot” kepada pihak-pihak yang bereaksi negatif.
Juara Australian Open musim 2024 mengundurkan diri dari Paris sebelum cabang olahraga tenis digelar karena radang amandel dan menyatakan bahwa ia merasa sedih karena tidak bisa berkompetisi di ajang olahraga bergengsi tersebut.
“Setelah satu pekan yang positif berlatih di clay-court, saya mulai merasa tidak enak badan,” ungkap Sinner. “Saya menghabiskan beberapa hari untuk beristirahat dan selama diperiksa, dokter menemukan radang amandel dan sangat menyarankan saya untuk tidak bertanding.”
“Melewatkan Olimpiade adalah kekecewaan besar karena itu adalah salah satu target utama saya untuk musim ini. Saya tidak sabar untuk mendapatkan kehormatan mewakili negara saya di ajang yang sangat penting itu.”
Petenis berusia 22 tahun berharap bisa debut di Olimpiade Paris setelah memilih untuk melewatkan ajang olahraga tersebut di Tokyo tahun 2021 agar fokus dengan perkembangannya sebagai seorang petenis.
Keputusan petenis peringkat 1 dunia bahwa ia sekali lagi akan melewatkan ajang olahraga empat tahun sekali pada tahun ini mendapatkan kecaman dari media Italia dan sejumlah penggemar. Ia bahkan mendapatkan sorotan lebih jauh ketika dipastikan ia akan berkompetisi di Canadian Open, Montreal yang dimulai dua hari setelah babak perebutan medali emas Olimpiade digelar.
Dalam konferensi pers di Montreal, ia menegaskan bagaimana ajang olahraga bergengsi tersebut telah menjadi prioritas utamanya pada musim ini ketika ditanya tentang kritikan yang ia terima karena mengundurkan diri.
“Sejujurnya, itu pertandingan yang bahkan saya tidak harus menjawabnya. Saya pikir hanya tim saya dan saya yang benar-benar mengetahui bagaimana perasaan saya. Dari luar, itu satu hal, dari dalam, itu hal lain. Saya terutama mengetahui bagaimana perasaan saya,” tutur Sinner.
“Saya telah mengatakan sejak awal musim ini bahwa target terbesar saya adalah Olimpiade, tetapi sayangnya saya bahkan tidak bisa bangun dari tempat tidur. Lalu sejujurnya, apa yang orang pikirkan, mari kita katakan, saya tidak terlalu peduli.”
“Saya tidak aktif di media sosial lagi, sesuatu yang memberikan hal positif bagi saya. Lalu, saya pun membaca beberapa, jelas bahwa ketika anda membuka telepon genggam anda, ada notifikasi dan saya melihat sesuatu. Tetapi saya juga tahu siapa saya sebagai seorang individu dan orang-orang seperti apa yang ada di sekeliling saya, yang sangat peduli terhadap saya.”
“Sayangnya kali ini terjadi seperti ini, akan selalu ada beberapa hal yang positif dan beberapa hal yang negatif, seperti ini. Saya mengerti reaksi orang-orang, sejujurnya, tetapi kini saya berada di sini, di Montreal dan apa yang terjadi, terjadi.”
Artikel Tag: Tenis, olimpiade, canadian open, Jannik Sinner