Cori Gauff Ungkap Hal Yang Ia Upayakan Demi Wimbledon
Cori Gauff [image: getty images]
Berita Tenis: Persiapan Cori Gauff jelang Wimbledon jauh dari ideal usai ia hanya melakoni satu pertandingan di turnamen grass-court dan kalah dari Paula Badosa di Berlin.
Hal yang cukup mengejutkan adalah petenis AS belum memenangkan satu pertandingan pun di grass-court sejak Wimbledon musim 2024. Ia pun harus melakukan perubahan dalam permainannya di grass-court – dan cepat – jika ia berharap meraih kesuksesan di London musim ini.
“Ya, kami tidak memiliki hubungan yang baik,” aku Gauff terkait performa di grass-court. “Tetapi tidak, saya selalu memiliki, seperti, kenangan indah di grass-court. Saya pastinya lolos ke babak keempat di sini. Saya pikir saya memiliki kemampuan untuk bermain di atasnya. Saya pikir ini lebih tentang kepercayaan diri.”
“Juga, saya tidak akan berbohong, saya belum mendapatkan undian pertandingan terbaik di sini, di Wimbledon. Saya pikir itu juga cukup menantang. Ya, itu sesuatu yang tengah saya pelajari. Saya pikir itu bukan lapangan yang alami bagi saya, tetapi kami akan membuatnya alami (tersenyum).”
Juara French Open musim 2025 lalu ditanya tentang bagaimana ia berencana untuk menjadi ‘alami’ dengan grass-court.
"Hanya bermain di atasnya. Terus mencoba dan terus belajar,” jawab Gauff. “Saya yakin, latihan saya sejauh ini adalah yang terbaik sejak saya bermain di Wimbledon.”
“Apakah itu artinya saya akan bermain dengan luar biasa pada hari Senin (29/6)? Saya tidak tahu, saya harap seperti itu. Saya pikir saya hanya benar-benar fokus dengan gerak kaki, gaya permainan, dan benar-benar berusaha menemukan identitas grass-court saya.”
Petenis berusia 22 tahun lalu menjelaskan penyesuaian yang ia cari untuk Grand Slam di London musim ini.
“Saya pikir, lebih sering melakukan servis adalah sesuatu yang mungkin saya sesali karena tidak terlalu sering saya lakukan di Roland Garros. Yang jelas, di grass-court hal itu bisa lebih berbahaya. Saya rasa itu adalah hal lain yang telah saya coba latih dalam beberapa pekan terakhir,” jelas Gauff.
Sementara itu, petenis peringkat 7 dunia akan mengawali Grand Slam di London musim ini dengan melawan petenis berkebangsaan Jerman, Tamara Korpatsch. Jika ia lolos ke babak kedua, ia akan bertemu petenis berkebangsaan Argentina, Solana Sierra atau petenis berkebangsaan Hungaria, Anna Bondar.
Satu hal yang pasti, petenis AS akan berharap mendapatkan hasil yang lebih baik daripada musim lalu setelah ia kalah dari petenis berkebangsaan Ukraina, Dayana Yastremska di babak pertama.
Artikel Tag: wimbledon, Cori Gauff, Tamara Korpatsch, Paula Badosa