Grigor Dimitrov Kuak Hal Yang Menyedihkan Tentang Turnamen Akhir-Akhir Ini
Grigor Dimitrov [image: getty images]
Berita Tenis: Akhir pekan ini, Grigor Dimitrov kembali beraksi di Davis Cup, beberapa waktu stelah ia kandas di babak pertama US Open musim 2026.
Perjalanan petenis berkebangsaan Bulgaria di New York sangat singkat setelah ia tersingkir dari laga pembuka setelah habis-habisan melalui babak kualifikasi.
Mantan petenis peringkat 3 dunia kesulitan meraih hasil positif pada musim ini, dengan beberapa kali tersingkir lebih awal di turnamen-turnamen besar. Menginjak usia 35 tahun, ia berada di pengujung kariernya, sebuah topik yang ia bahas saat tampil di Davis Cup.
Saat berbicara kepada SpilXperten, Dimitrov mengatakan, "Saya akan berterus terang kepada anda sekarang. Selama beberapa musim terakhir, saya agak menjauhkan diri dari turnamen ATP."
“Tentu saja, saya masih berkompetisi di turnamen, tetapi saya tidak terlalu mengikuti tren-tren tertentu atau semacamnya. Hidup saya selama ini memang hanya seputar tenis. Di satu sisi, usia hanyalah angka, namun dalam olahraga kami, kesenjangan itu terasa sangat nyata. Hal itu jelas terlihat dan bukan hanya di lapangan, banyak hal telah berubah. Ini juga soal interaksi antar-pemain.”
“Saya bahkan tidak mengenal semua orang di turnamen saat ini. Kita mungkin bisa menertawakan hal itu, tetapi rasanya agak menyedihkan. Saya merasakan hal yang sama seperti Novak Djokovic, sebagian dari diri saya ikut pergi bersama Roger Federer dan Rafael Nadal. Pastinya.”
“Kami sempat berbincang dengan Novak mengenai berbagai tantangan dan hambatan di masa lalu, anda tahu sendiri seperti apa era tenis saat itu. Tanpa bermaksud meremehkan petenis mana pun, era itulah yang paling menantang yang pernah saya hadapi.”
“Saya bukan hanya berada dalam posisi mengejar, tetapi juga terus-menerus berusaha menaklukkan para petenis hebat yang luar biasa tangguh. Sayangnya, hal itu menjadi sangat sulit dilakukan seiring bertambahnya usia. Rasanya sungguh tidak enak.”
Di sepanjang kariernya, juara ATP Finals musim 2017 sudah sangat dekat untuk mencapai final Grand Slam, tetapi musim ini petenis veteran tersebut kesulitan di Grand Slam. Ia kalah di babak pertama Australian Open dari Tomas Machac dengan tiga set langsung.
Menjelang French Open, peringkat petenis berkebangsaan Bulgaria berada di luar peringat 100 besar, yang berarti ia harus melalui babak kualifikasi di Paris. Tetapi ia gagal menembus babak utama Grand Slam di Paris dan untuk kali pertama sejak musim 2010, ia gagal lolos ke Grand Slam.
Ia mendapatkan wildcard untuk Wimbledon dan memanfaatkannya dengan baik, termasuk mengalahkan Jakub Mensik dan Matteo Berrettini dalam perjalanan menuju babak keempat. Ia kalah dari Arthur Fery, yang kemudian berhasil melaju hingga semifinal di Grand Slam tersebut.
Kekalahan Dimitrov di US Open menandai kekalahan pertamanya di babak pembuka Grand Slam tersebut sejak musim 2018.
Artikel Tag: Grigor Dimitrov, davis cup, US Open