Suami Jadi Caddie, Hannah Green Juara HSBC Women's World Championship
Hannah Green berpose dengan trofi HSBC Women's World Championship bersama sang suami, Jarryd Felton, yang bertindak sebagai caddie. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Australia, Hannah Green, sukses merebut gelar HSBC Women's World Championship 2026 setelah menang tipis satu pukulan atas wakil Amerika Serikat, Auston Kim, pada putaran final di Sentosa Golf Club, Minggu (1/3).
Hannah Green menutup turnamen dengan skor 69 atau tiga di bawah par, sehingga membukukan total 14-under 274 dalam empat putaran di lapangan par-72 tersebut.
Hasil itu memastikan gelar ketujuhnya di LPGA Tour sekaligus trofi keduanya di Singapura, setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2024.
Pegolf berusia 29 tahun itu sempat tampil dominan dan memimpin hingga empat pukulan. Namun, permainan di back nine berjalan tidak stabil.
Ia mencatatkan tiga birdie dan tiga bogey, termasuk bogey di hole terakhir, yang membuat persaingan kembali terbuka.
Kim memberikan tekanan serius lewat penampilan impresif di putaran akhir. Ia membukukan 67, salah satu skor terbaik hari itu, berkat enam birdie dan satu eagle.
Meski demikian, dua bogey di hole kedua dan terutama di hole par-3 ke-15 menghentikan momentumnya.
Kim harus puas finis di posisi kedua dengan total 13-under 275, terpaut satu pukulan dari Green.
Kemenangan ini terasa spesial bagi Hannah Green karena diraih bersama suaminya, Jarryd Felton, yang bertindak sebagai caddie.
Felton menggantikan caddie reguler Green yang tengah mengurus proses green card di Amerika Serikat.
Kolaborasi keduanya terbukti efektif sepanjang dua pekan terakhir dalam rangkaian tur Asia awal musim LPGA.
Di posisi ketiga bersama, pegolf Australia Minjee Lee menyelesaikan putaran final dengan skor 72 setelah mencatat tiga birdie dan tiga bogey.
Ia berbagi tempat dengan Angel Yin (71) dan wakil Prancis Pauline Roussin-Bouchard (68), dengan total 11-under 277.
Sementara itu, pegolf nomor satu dunia Jeeno Thitikul, yang pekan lalu menjuarai turnamen di Thailand, harus puas finis di peringkat ke-31 bersama setelah mencatat total 2-under 287.
Ia tertinggal satu pukulan dari juara bertahan Lydia Ko yang menorehkan skor akhir 72.
Turnamen yang diikuti 72 pegolf tanpa sistem cut ini merupakan seri kedua dari tiga rangkaian tur Asia LPGA awal tahun.
Setelah Singapura, para pegolf akan melanjutkan persaingan ke Hainan, China, pada pekan depan.
Bagi Hannah Green, kemenangan ini mengakhiri puasa gelar selama 497 hari di LPGA Tour dan mempertegas statusnya sebagai salah satu pegolf papan atas dunia.
Dengan tambahan hadiah utama sebesar 450 ribu dolar AS, total pendapatan kariernya kini melampaui 8 juta dolar AS.
Artikel Tag: lpga tour, Hannah Green