Rory McIlroy Soroti Konflik Jon Rahm dan DP World Tour
Jon Rahm
Berita Golf: Perdebatan mengenai masa depan Jon Rahm di Ryder Cup kembali memanas setelah sang pegolf menolak kesepakatan yang ditawarkan DP World Tour. Keputusan tersebut membuat status Rahm sebagai anggota tur Eropa tetap berada dalam ketidakpastian.
Masalah ini bermula setelah DP World Tour mencapai kesepakatan dengan sejumlah pemain yang bergabung dengan LIV Golf. Dalam perjanjian tersebut, para pemain diberikan izin bersyarat untuk tetap berpartisipasi dalam turnamen LIV tanpa dikenai sanksi tambahan. Sebagai gantinya, mereka diminta membayar denda yang sebelumnya dijatuhkan serta memenuhi sejumlah kewajiban bermain di turnamen DP World Tour.
Beberapa pemain seperti Tyrrell Hatton menerima kesepakatan tersebut. Namun Rahm memilih menolak tawaran itu. Pegolf asal Spanyol tersebut menilai syarat yang diberikan tidak adil, terutama kewajiban mengikuti enam turnamen DP World Tour, termasuk dua event yang lokasinya ditentukan langsung oleh pihak tur.
“Saya tidak menyukai apa yang sedang mereka lakukan dengan kontrak yang harus kami tandatangani. Saya tidak setuju dengan syarat syaratnya,” kata Rahm. “Mereka meminta saya bermain minimal enam turnamen, dan mereka juga menentukan dua di antaranya. Ada beberapa hal lain yang juga tidak saya sepakati.”
Jon Rahm diketahui sedang menggugat kebijakan konflik jadwal milik DP World Tour melalui proses arbitrase. Ia mengklaim kebijakan tersebut telah membuatnya terkena denda lebih dari tiga juta dolar AS. Selama proses hukum berlangsung, Rahm masih bisa mempertahankan status keanggotaannya di DP World Tour. Namun jika ia kalah dalam proses tersebut dan tetap menolak membayar denda, ia berpotensi kehilangan kesempatan tampil di Ryder Cup.
Rory McIlroy menilai pihak tur sebenarnya sudah memberikan kompromi yang cukup besar bagi para pemain LIV Golf. Menurutnya, kesepakatan yang ditawarkan bahkan jauh lebih ringan dibandingkan aturan yang pernah diterapkan di PGA Tour.
“Itu kesepakatan yang sangat murah hati. Tur Eropa sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodasi para pemain,” kata McIlroy. “Delapan dari sembilan pemain menerima tawaran tersebut. Jadi menurut saya itu sebenarnya sudah merupakan kesepakatan yang sangat baik.”
McIlroy juga menilai permintaan untuk memainkan enam turnamen bukanlah tuntutan yang terlalu berat. Ia bahkan menyinggung bahwa Rahm telah menandatangani kontrak dengan LIV Golf yang secara otomatis mengharuskannya bermain dalam 14 turnamen setiap musim.
Di tengah situasi tersebut, kapten Ryder Cup Eropa Luke Donald mengaku belum berbicara langsung dengan Rahm mengenai persoalan ini. Namun ia memastikan akan segera berdiskusi dengan sang pegolf dalam waktu dekat.
Sementara itu, CEO DP World Tour Guy Kinnings menegaskan bahwa situasi Rahm sebenarnya cukup jelas. Jika Rahm menarik banding dan membayar denda, ia dapat mempertahankan status keanggotaannya. Jika tidak, keputusan akhir akan bergantung pada hasil proses arbitrase.
Dengan waktu sekitar 17 bulan sebelum daftar pemain Ryder Cup berikutnya ditentukan, masa depan Jon Rahm di tim Eropa masih belum pasti. Bagi McIlroy, satu hal yang jelas adalah bahwa Ryder Cup jauh lebih besar daripada individu mana pun.
“Ryder Cup lebih besar dari siapa pun. Turnamen itu lebih besar dari kita semua,” ujar McIlroy.
Artikel Tag: PGA tour, ryder cup, jon rahm, Rory Mcllroy, LIV Golf