Jon Rahm Pimpin LIV Golf Meksiko di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
Jon Rahm mencatatkan skor 4-under 67 pada putaran kedua, membuatnya unggul satu pukulan atas para pesaing terdekat di Chapultepec Golf Club, Mexico City. (Foto: Golf Digest)
Pegolf Spanyol Jon Rahm menunjukkan performa solid dengan memimpin klasemen sementara LIV Golf Mexico setelah dua putaran, di tengah ketidakpastian yang menyelimuti masa depan kompetisi tersebut.
Rahm mencatatkan skor 4-under 67 pada putaran kedua, melanjutkan performa apiknya setelah membukukan 65 pada hari pertama.
Hasil tersebut membuatnya unggul satu pukulan atas para pesaing terdekat di Chapultepec Golf Club, Mexico City.
Meski isu terkait pendanaan LIV Golf terus berkembang, Rahm menegaskan bahwa hal tersebut tidak memengaruhi fokusnya di lapangan.
Ia menyebut konsistensi permainan dan pemanfaatan peluang menjadi kunci untuk meraih kemenangan.
“Saya bermain cukup baik, tinggal memaksimalkan peluang yang ada,” ujar Jon Rahm.
Ia unggul tipis atas tiga pegolf lain, yakni Matthew Wolff dan Tom McKibbin yang sama-sama mencatatkan skor 65, serta Harold Varner III dengan skor 66.
Di luar lapangan, perhatian tertuju pada situasi finansial LIV Golf.
Spekulasi mencuat bahwa sumber pendanaan utama, yakni dana kekayaan negara Arab Saudi, berpotensi mengalami perubahan atau pengurangan.
CEO LIV Golf, Scott O'Neil, dalam pernyataannya kepada staf memastikan bahwa musim 2026 akan tetap berjalan penuh tanpa gangguan.
Namun, ia juga mengakui bahwa keberlanjutan jangka panjang tetap bergantung pada strategi bisnis dan pertumbuhan pendapatan.
Dalam wawancara terpisah, O’Neil menyebut bahwa LIV Golf terus berupaya memperkuat model bisnisnya, termasuk melalui peningkatan penjualan tiket dan sponsor tim.
Ia bahkan memperkirakan sebagian besar tim dan beberapa turnamen dapat mencapai profitabilitas dalam waktu dekat.
Meski demikian, biaya operasional yang tinggi, termasuk hadiah sebesar 30 juta dolar AS per turnamen, menjadi tantangan tersendiri.
Laporan industri juga menyebut bahwa total investasi LIV Golf telah mencapai miliaran dolar sejak peluncurannya.
Rahm sendiri datang ke turnamen ini setelah penampilan kurang memuaskan di The Masters. Namun, ia mampu bangkit dengan permainan yang lebih stabil di Meksiko.
Dengan dua putaran tersisa, Jon Rahm berada dalam posisi kuat untuk meraih gelar, sementara dinamika di luar lapangan terus menjadi sorotan dalam perjalanan LIV Golf musim ini.