Graeme McDowell Siap Tinggalkan LIV Golf, Bidik Comeback ke DP World Tour
Graeme McDowell
Berita Golf - Graeme McDowell menjadi salah satu nama besar yang mulai mempersiapkan masa depan di luar LIV Golf. Mantan juara US Open itu mengonfirmasi bahwa dirinya berencana kembali tampil di DP World Tour pada musim 2027, seiring belum adanya kepastian mengenai kelanjutan LIV Golf setelah musim 2026.
Beberapa pekan terakhir, masa depan LIV Golf memang menjadi sorotan. Sejumlah laporan menyebut liga tersebut masih mencari investor baru untuk mempertahankan operasionalnya setelah dukungan awal dari Public Investment Fund Arab Saudi diperkirakan berakhir sesuai siklus pendanaan saat ini. Situasi itu membuat sejumlah pemain mulai mempertimbangkan opsi kembali ke tur tradisional.
McDowell mengaku telah melakukan komunikasi dengan pihak DP World Tour mengenai peluang comeback. Menurutnya, pembicaraan yang berlangsung sejauh ini berjalan positif dan ia berharap dapat menyelesaikan seluruh proses sebelum musim 2027 dimulai.
"Tidak bisa dimungkiri ada tantangan besar yang sedang dihadapi. Saya tahu LIV sedang bekerja keras mencari solusi dan investor baru. Sebagai pemain, tugas kami hanya memberikan kontribusi sebaik mungkin," ujar McDowell kepada BBC.
Ia menegaskan bahwa apa pun yang terjadi dengan LIV Golf, dirinya ingin kembali berstatus sebagai pemain DP World Tour.
"Kalau LIV berhasil menemukan solusi, itu tentu kabar baik. Namun jika tidak, saya siap kembali bermain di DP World Tour, tentu jika mereka masih menginginkan saya dan kami bisa mencapai kesepakatan," katanya.
McDowell juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melunasi sanksi finansial yang dijatuhkan DP World Tour pada 2023 setelah bergabung dengan LIV Golf. Langkah tersebut menjadi bagian dari upayanya membangun kembali hubungan dengan tur Eropa.
Meski berencana kembali, pegolf asal Irlandia Utara itu menegaskan tidak menyesali keputusannya bergabung dengan LIV Golf pada 2022. Menurutnya, kompetisi tersebut justru memperpanjang karier profesionalnya saat ia mulai mempertimbangkan pensiun.
Namun, McDowell mengakui ada banyak hal yang ia rindukan dari tur tradisional, termasuk atmosfer turnamen besar, persaingan antarpemain, hingga hubungan dengan rekan sesama pegolf. Pengalaman tampil kembali di US Open tahun ini menjadi pengingat betapa berharganya momen tersebut.
"Saya sangat merindukan semuanya, mulai dari DP World Tour, PGA Tour, turnamen major, hingga kebersamaan dengan para pemain. Saat kembali bermain di Shinnecock Hills, saya benar benar merasakan betapa berharganya semua itu," tutur McDowell.
Dengan usianya yang kini menginjak 47 tahun, Graeme McDowell berharap masih memiliki kesempatan bersaing di level tertinggi. Sementara itu, nasib LIV Golf diperkirakan akan semakin jelas dalam beberapa bulan ke depan, ketika proses pencarian investor baru memasuki tahap akhir.
Artikel Tag: US Open, golf news, PGA tour, graeme mcdowell, Public Investment Fund, LIV Golf