Kasus Kecelakaan Tiger Woods Berakhir, Dihukum Tak Boleh Mengemudi 5 Tahun
Tiger Woods
Berita Golf - Kasus hukum yang menjerat Tiger Woods setelah kecelakaan mobil di Florida akhirnya memasuki babak akhir. Woods mencapai kesepakatan dengan jaksa dan menyatakan tidak membantah dakwaan mengemudi secara sembrono atau reckless driving, setelah sebelumnya menghadapi dakwaan mengemudi di bawah pengaruh atau DUI.
Dalam sidang di Martin County, Florida, hakim Darren Steele menjatuhkan penangguhan SIM selama lima tahun. Hukuman tersebut berlaku bersamaan dengan sanksi lima tahun akibat penolakan Woods menjalani tes yang diwajibkan setelah kecelakaan. Woods juga harus membayar total denda US$1.500.
Status no contest yang diajukan Woods berarti ia tidak secara formal mengakui kesalahan, tetapi menerima konsekuensi hukum dari perkara tersebut. Dakwaan DUI yang sebelumnya dihadapi Woods kemudian diturunkan menjadi reckless driving sebagai bagian dari kesepakatan.
Hakim Steele memberikan peringatan tegas kepada Woods mengenai hukuman tersebut.
"Tidak ada pengecualian. Jika Anda mengemudi dengan alasan apa pun, Anda akan langsung kembali ke penjara," ujar Steele dalam persidangan.
Woods hadir langsung di pengadilan bersama pengacaranya, Douglas Duncan. Ia juga didampingi Vanessa Trump. Mantan juara 15 turnamen mayor tersebut tidak memberikan komentar kepada wartawan ketika meninggalkan gedung pengadilan.
Perkara ini bermula dari kecelakaan pada 27 Maret 2026 di Jupiter Island, tidak jauh dari rumah Woods. SUV yang dikendarainya menabrak bagian belakang trailer yang ditarik sebuah truk sebelum kendaraan tersebut terguling.
Tidak ada korban luka dalam kecelakaan tersebut. Tiger Woods kemudian ditangkap atas dugaan DUI, kerusakan properti dan penolakan menjalani tes yang berkaitan dengan dugaan pengaruh zat. Ia sempat ditahan selama sekitar delapan jam sebelum dibebaskan dengan jaminan.
Menurut dokumen penyelidikan, Woods mengatakan kepada petugas bahwa perhatiannya sempat teralihkan karena melihat ponsel dan mengganti stasiun radio sehingga tidak menyadari kendaraan di depannya melambat.
Petugas juga melaporkan menemukan dua pil hydrocodone di saku Woods. Obat tersebut merupakan pereda nyeri yang diresepkan. Hasil breathalyzer tidak menunjukkan adanya alkohol, tetapi Woods menolak menjalani tes urine yang dapat digunakan untuk mendeteksi obat atau zat tertentu.
Setelah kecelakaan tersebut, Woods juga menjalani perawatan di luar Amerika Serikat. Pada April, pengadilan mengizinkannya bepergian ke luar negeri untuk menjalani perawatan intensif.
Woods kemudian kembali tampil di depan publik pada Juni ketika hadir dalam agenda PGA Tour di Connecticut. Namun, ia belum kembali bertanding secara kompetitif sejak kecelakaan tersebut.
Dengan keputusan pengadilan terbaru, Woods kini menghadapi larangan mengemudi selama lima tahun. Ia juga memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Bagi Tiger Woods, kasus ini menjadi persoalan hukum terbaru dalam perjalanan kariernya yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade. Ia tetap tercatat sebagai salah satu pegolf terbesar sepanjang masa dengan 15 gelar mayor dan 82 kemenangan PGA Tour.
Artikel Tag: tiger woods, golf news, PGA tour