Bryson DeChambeau Ungkap Penyesalan usai Drama Penalti The Open
Bryson DeChambeau
Berita Golf - Bryson DeChambeau untuk pertama kalinya memberikan tanggapan kepada media sejak insiden penalti kontroversial yang dialaminya pada The Open Championship di Royal Birkdale. Pegolf berusia 32 tahun itu menegaskan dirinya telah berusaha melupakan kejadian tersebut dan fokus menatap turnamen berikutnya.
Pernyataan itu disampaikan setelah DeChambeau membuka LIV Golf UK di JCB Country Club dengan catatan impresif delapan di bawah par, hanya terpaut satu pukulan dari pemuncak klasemen sementara Lucas Herbert.
Performa tersebut menjadi respons positif setelah pekan yang penuh sorotan di The Open. Saat itu, DeChambeau dijatuhi penalti dua pukulan karena dinilai memperbaiki kondisi area ayunan di sekitar bolanya pada hole kelima putaran kedua. Keputusan R&A tersebut memicu perdebatan luas karena DeChambeau secara terbuka tidak sepakat dengan keputusan wasit.
Penalti itu mengubah skor bogey yang dibukukannya menjadi triple bogey, membuat posisinya merosot dari papan atas klasemen. Pada putaran final, ia kembali kehilangan banyak pukulan setelah mencatat triple bogey di hole ke 11 akibat bola yang hilang. DeChambeau akhirnya menutup turnamen di posisi ke 14 bersama, tertinggal enam pukulan dari juara Ryan Fox.
Ketika ditanya mengenai pelajaran yang diperoleh dari pengalaman tersebut, DeChambeau menjawab dengan nada santai.
"Setidaknya saya berhasil lolos cut. Saya berharap bisa bermain lebih baik pada Sabtu dan Minggu. Selain hole kelima dan hole ke 11, saya kehilangan enam pukulan. Kalau dua hole itu berjalan normal, saya bisa berada dalam persaingan memperebutkan Claret Jug," ujarnya.
Meski masih merasa dirugikan, juara mayor dua kali itu mengaku tidak ingin terus larut dalam kontroversi.
"Saya memperjuangkan apa yang saya yakini benar. Sekarang semuanya sudah terjadi dan saya harus terus melangkah. Dalam hidup selalu ada momen sulit dan kita harus mampu melewatinya," kata DeChambeau.
DeChambeau memang tidak lagi membahas detail mengenai keputusan penalti tersebut. Ia juga tidak menanggapi berbagai komentar yang muncul dari sesama pegolf maupun pengamat golf setelah insiden di Royal Birkdale.
Kini seluruh perhatiannya tertuju pada LIV Golf UK. Ia berpeluang bersaing langsung dengan Lucas Herbert, yang juga tampil impresif di The Open sebelum finis di enam besar.
"Saya senang bisa bermain bersama Lucas besok. Namun turnamen ini masih menyisakan tiga putaran lagi. Target saya jelas, memenangkan gelar individu sekaligus membantu Crushers meraih kemenangan tim," ujar DeChambeau.
Penampilan kuat pada hari pertama menjadi modal penting bagi Bryson DeChambeau untuk kembali membuktikan kualitasnya sekaligus mengakhiri rangkaian kontroversi yang sempat membayangi penampilannya di panggung mayor.
Artikel Tag: Bryson deChambeau, PGA tour, the open championship, Royal Birkdale, The Open, ryan fox, LIV Golf