Kanal

Ginting: Semua Pemain Memiliki Peran Yang Sama di Piala Thomas

Penulis: Yusuf Efendi
21 Apr 2026, 12:20 WIB

Anthony Sinisuka Ginting/[Foto:PBSI]

Pebulutangkis tunggal putra senior Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting jadi salah satu pemain yang akan membela Merah Putih di ajang beregu Piala Thomas 2026 pada akhir pekan ini di Horsens Denmark.

Dengan peringkat yang menurun musim ini, Anthony Sinisuka Ginting diperkirakan akan tampil sebagai tunggal ketiga jika diturunkan. Namun, mantan juara Asia itu menuturkan bahwa tanggung jawab dan peran semua pemain sama beratnya dan diharapkan semua bersatu padu meraih hasil terbaik.

"Tanggung jawabnya sama, baik sebagai tunggal pertama, kedua, maupun ketiga, semuanya menentukan," kata Ginting, dikutip Kompas, Jumat (17/4).

Pelatih kepala tunggal putra PP PBSI, Indra Wijaya menuturkan bahwa kebersamaan tim saling menguatkan satu sama lain sangat penting di ajang beregu, meskipun taktik dan juga strategi juga ikut berperan.

"Hawa kejuaraan beregu berbeda. Kebersamaan, mental, dan semangat juang lebih utama, meski bukan berarti faktor lain tidak penting. Permainan, taktik, dan strategi tetap harus disiapkan," ujar Indra, dilansir Kompas, Kamis (16/4).

Sementara itu pebulutangkis muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah akan melakoni debut di ajang beregu paling bergengsi Piala Thomas 2026 pada akhir pekan ini di Horsens Denmark.

Moh Zaki Ubaidillah mengaku bangga bisa menjadi bagian tim bulu tangkis Indonesia yang akan tampil di Piala Thomas tahun ini meskipun sebelumnya pernah memperkuat Merah Putih di ajang beregu seperti SEA Games dan juga Piala Sudirman.

"Pastinya saya merasa berbeda kondisinya dengan Piala Sudirman atau SEA Games. Bagi saya Piala Thomas lebih bergengsi. Saya tidak menyangka bisa masuk ke dalam tim ini," ujarnya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Minggu (19/4).

"Saya pengin ngasih yang terbaik buat tim Indonesia juga. Tidak sabar juga pengin debut di sana," Ubed, menambahkan.

Di sisi lain pebulutangkis tunggal putri peringkat 6 dunia yang juga kapten Piala Uber Indonesia, Putri Kusuma Wardani mengatakan bahwa peran tunggal pertama sangat penting demi memotivasi para pemain selanjutnya yang akan tampil.

"Saat atlet pertama bagus, yang lain lebih semangat dan termotivasi untuk mendapat poin," tuturnya.

"Waktu Piala Sudirman, Indonesia sering tertinggal dari partai pembuka, dan ini menjadi tekanan untuk yang lain. Situasi itu sangat terasa pada pada awal pertandingan, tetapi seiring perjalanan, tekanan bisa diatasi dengan strategi yang tepat," tambah Putri.

Artikel Tag: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, indra wijaya, Putri Kusuma Wardani, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Piala Thomas 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru