Gary Neville Kritik Tajam Dua Pemain Chelsea Usai Kekalahan dari Man City
Gary Neville Kritik Tajam Dua Pemain Chelsea Usai Kekalahan dari Man City - sumber: (givemesport)
Berita Liga Inggris – Gary Neville melontarkan kritik tajam terhadap dua pemain senior Chelsea usai kekalahan telak 3-0 dari Manchester City di Stamford Bridge. Pertandingan itu semakin memperburuk posisi Chelsea dalam persaingan menuju Liga Champions, tertinggal dari Liverpool dan Aston Villa. City mengamankan kemenangan berkat gol dari Nico O’Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku di babak kedua.
Neville, yang menjadi komentator dalam pertandingan tersebut, mengecam perilaku dua pemain Chelsea, yaitu Enzo Fernandez dan Marc Cucurella. Bukan karena performa mereka di lapangan, melainkan tindakan mereka di luar lapangan. Fernandez, yang bernilai £106 juta, dan Cucurella telah berbicara secara terbuka menentang klub mereka. Fernandez bahkan menjalani sanksi dua pertandingan yang dijatuhkan oleh klub.
Selama jeda internasional, agen Fernandez mengisyaratkan ketertarikan pemain asal Argentina itu untuk pindah ke Madrid. Meski demikian, Fernandez telah meminta maaf kepada pelatih Liam Rosenior dan rekan-rekannya atas pernyataannya yang tidak perlu. Di sisi lain, Cucurella mengkritik pendekatan pemilik klub dalam bursa transfer, menekankan perlunya pengalaman lebih untuk meraih trofi besar.
Neville menyebut tindakan kedua pemain itu sebagai bentuk ‘ketidakdisiplinan’ dan ‘egois’. Dia menilai pernyataan mereka tidak membantu pelatih muda yang kurang berpengalaman, rekan-rekan satu tim, maupun para penggemar, yang mungkin merasa kecewa dengan ketidakpuasan tersebut. Menurut Neville, sanksi yang dijatuhkan kepada Fernandez adalah langkah yang tepat, dan dia sepakat dengan tindakan klub yang menunjukkan konsekuensi atas ketidakdisiplinan tersebut.
Pada pertandingan melawan City, Fernandez hanya bisa menyaksikan dari tribun, sementara Cucurella tetap bermain. Neville menyoroti bahwa meski pemain-pemain ini berpengaruh di ruang ganti, sikap negatif mereka bisa menyulitkan Chelsea menghadapi akhir musim yang menantang.