Kanal

Garrick Higgo Tampil Impresif Meski Dikenai Hukuman di PGA Championship

Penulis: Hanif Rusli
15 Mei 2026, 20:00 WIB

Garrick Higgo menyelesaikan ronde pembuka dengan skor 1-under 69 di Aronimink Golf Club, Pennsylvania, setelah bangkit dari hukuman yang diterimanya. (Foto: Golf Digest)

Pegolf Afrika Selatan Garrick Higgo tetap mampu mencatat hasil impresif pada putaran pertama PGA Championship meski menerima penalti dua stroke akibat terlambat datang ke tee box, Kamis (14/5) waktu setempat.

Higgo menyelesaikan ronde pembuka dengan skor 1-under 69 di Aronimink Golf Club, Pennsylvania, setelah bangkit dari hukuman yang diterimanya sebelum memulai permainan.

Pegolf peringkat ke-85 dunia itu dijadwalkan melakukan tee off di hole pertama pada pukul 07.18 pagi waktu setempat.

Namun menurut tayangan siaran ESPN, Higgo datang terlambat satu menit dari jadwal.

Akibat keterlambatan tersebut, pihak penyelenggara langsung menjatuhkan penalti dua stroke sesuai aturan PGA Championship.

Meski demikian, Higgo masih diperbolehkan melanjutkan turnamen karena aturan memberikan toleransi maksimal lima menit keterlambatan dengan hukuman dua stroke.

“Aturan itu membuat saya tetap bisa bermain, dan saya bersyukur untuk itu,” ujar Garrick Higgo setelah menyelesaikan putarannya.

PGA of America menjelaskan bahwa saat waktu tee off tiba, Higgo masih berada di area putting green dan belum masuk ke wilayah yang secara resmi ditetapkan sebagai titik awal permainan.

Peraturan lokal turnamen menyebut area start ditandai dengan pagar pembatas, patok galeri penonton, hingga garis atau titik biru di sekitar tee box.

Garrick Higgo mengakui dirinya terlalu santai dalam mempersiapkan diri menuju tee pertama.

“Kalau mengenal saya, saya memang sangat santai. Saya tidak suka datang terlalu cepat. Saya pikir masih punya waktu, ternyata saya terlalu santai,” katanya.

Caddie Higgo, Austin Gaugert, bahkan disebut terus berteriak agar sang pegolf segera menuju tee box begitu menyadari waktu hampir habis.

Pada hole pertama, Higgo sebenarnya membukukan par di hole par-4 tersebut. Namun penalti dua stroke membuatnya harus mencatat double bogey enam.

Pegolf berusia 27 tahun itu kemudian mencoba melupakan insiden tersebut agar tidak mengganggu fokus permainannya.

“Saya mencoba menganggap posisi saya masih even par supaya mental saya tetap tenang,” ujar Garrick Higgo.

Strategi itu terbukti berhasil. Higgo mulai bangkit dengan mencetak birdie di hole ketiga dan hole kesembilan untuk menutup front nine dengan skor even par 35.

Ia kemudian tampil lebih stabil pada back nine hingga akhirnya menyelesaikan ronde dengan total skor 69 atau satu pukulan di bawah par.

Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Higgo mengingat tekanan mental yang harus dihadapinya sejak awal turnamen.

Higgo sendiri merupakan dua kali juara PGA Tour dan tengah berusaha memperbaiki performanya di ajang major musim ini.

Sementara itu, dua pegolf lain yang bermain satu grup bersama Higgo gagal mencatat hasil positif. Shaun Micheel, mantan juara PGA Championship, menutup ronde dengan skor 7-over par, sedangkan Michael Brennan finis di 2-over.

Meski dihukum sejak hole pertama, Garrick Higgo tetap menjaga peluang bersaing memasuki putaran berikutnya dan menjadi salah satu cerita menarik pada hari pembuka PGA Championship tahun ini.

Artikel Tag: PGA tour, pga championship, Garrick Higgo

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru