Scottie Scheffler Pimpin Klasemen PGA Championship Bersama Enam Pegolf
Scottie Scheffler, PGA Championship, PGA Tour
Scottie Scheffler memimpin persaingan putaran pertama PGA Championship 2026 bersama enam pegolf lainnya setelah semuanya membukukan skor 3-under 67 di Aronimink Golf Club, Pennsylvania, Kamis (14/5) waktu setempat.
Persaingan ketat langsung terjadi sejak hari pertama turnamen major tersebut.
Tujuh pemain berbagi posisi teratas, jumlah terbanyak dalam sejarah PGA Championship sejak sembilan pegolf memimpin bersama pada edisi 1969.
Selain Scottie Scheffler, enam pegolf lain yang menempati posisi puncak adalah Martin Kaymer, Aldrich Potgieter, Stephan Jaeger, Min Woo Lee, Ryo Hisatsune, dan Alex Smalley.
Meski namanya berada di papan teratas, Scottie Scheffler mengaku belum menganggap dirinya benar-benar memimpin turnamen.
“Apakah itu benar-benar memimpin kalau ada enam orang lain di posisi yang sama?” ujar pegolf nomor satu dunia itu sambil tertawa.
Scottie Scheffler tampil stabil di lapangan yang dikenal sulit dengan green bergelombang, fairway cepat, dan kondisi angin yang cukup kuat sepanjang hari.
Ia hanya sekali gagal mengenai fairway dan memanfaatkan dua birdie putt jarak jauh untuk menjaga momentumnya.
Birdie pertama datang dari jarak hampir 40 kaki di hole ketujuh, sementara birdie lainnya tercipta dari putt sekitar 30 kaki di hole ke-10.
Scheffler juga mendapat sedikit keberuntungan di hole ke-17 ketika bolanya berada dekat sprinkler cap di rough.
Situasi itu memberinya free relief sehingga ia bisa melakukan putt dari fringe dan menyelamatkan par.
Pegolf asal Amerika Serikat tersebut mengaku puas dengan start yang akhirnya berjalan lebih baik dibanding beberapa turnamen sebelumnya musim ini.
“Ini mungkin start terbaik saya tahun ini selain di American Express,” kata Scheffler.
Ia menambahkan bahwa meski fairway sangat penting di Aronimink, membuat birdie tetap tidak mudah karena kondisi lapangan yang sangat menantang.
Salah satu kejutan terbesar datang dari Martin Kaymer. Mantan juara PGA Championship 2010 itu kini berada di peringkat 1.160 dunia dan jarang tampil kompetitif sejak bergabung ke LIV Golf pada 2022.
Namun Kaymer tampil solid dan berhasil menyamai skor Scheffler.
Pegolf asal Jerman itu mengungkapkan motivasinya bertambah setelah salah satu pejabat PGA of America sempat bertanya apakah dirinya benar-benar akan bermain di turnamen ini.
“Saya bilang tentu saja saya bermain. Saya tidak datang jauh-jauh dari Eropa hanya untuk makan malam bersama kalian,” kata Kaymer sambil tertawa.
Sementara itu, Patrick Reed menjadi satu-satunya pemain yang menyelesaikan ronde tanpa bogey.
Ia mencatat skor 68 dan berada satu pukulan di belakang para pemimpin bersama Xander Schauffele dan Shane Lowry.
Jordan Spieth, yang masih memburu gelar PGA Championship demi melengkapi career Grand Slam, membukukan skor 69 bersama Brooks Koepka, Jon Rahm, dan Justin Thomas.
Rahm sempat mengalami ronde sulit sebelum bangkit lewat eagle spektakuler dari fairway hole ke-11 serta chip-in birdie di hole kedelapan.
Di sisi lain, Rory McIlroy justru terpuruk setelah menutup ronde dengan empat bogey beruntun dan mencatat skor 74.
Bryson DeChambeau mengalami hari yang lebih buruk lagi.
Ia baru mencetak birdie pertamanya di hole terakhir dan menutup ronde dengan skor 76, membuatnya terancam gagal lolos cut untuk major kedua beruntun.
Secara keseluruhan, sebanyak 48 pegolf masih berada dalam jarak tiga pukulan dari puncak klasemen sehingga persaingan diprediksi tetap sangat terbuka memasuki putaran kedua.
Artikel Tag: Scottie Scheffler