Kanal

Ferrari Terpuruk, Vasseur Justru Tak Mau Dipuji Hamilton-Leclerc

Penulis: Abdi Ardiansyah
16 Jan 2026, 20:50 WIB

Charles Leclerc dan Lewis Hamilton

Berita F1: Fred Vasseur memberikan penilaian tegas terhadap performa Ferrari setelah menutup musim Formula 1 2025 dengan hasil jauh dari ekspektasi. Prinsipal tim asal Maranello tersebut menegaskan dirinya justru akan merasa “hancur” apabila Lewis Hamilton dan Charles Leclerc mengatakan Sang Kuda Jingkrak telah bekerja dengan baik, di tengah kenyataan bahwa tim gagal bersaing dalam perebutan gelar.

Ferrari memasuki musim 2025 dengan optimisme tinggi. Pada musim sebelumnya, tim hanya terpaut 14 poin dari McLaren di klasemen konstruktor, dan kehadiran Lewis Hamilton dari Mercedes dianggap sebagai langkah besar untuk mengakhiri puasa gelar sejak 2008. Namun, harapan itu tidak terwujud. Pabrikan asal Italia mengakhiri musim tanpa satu pun kemenangan balapan utama dan harus puas finis di posisi keempat klasemen konstruktor dengan selisih 435 poin dari McLaren.

Bagi Hamilton, musim debutnya bersama Ferrari juga menjadi periode yang sulit. Pebalap tujuh kali juara dunia itu untuk pertama kalinya sepanjang kariernya gagal naik podium dalam balapan utama. Satu-satunya catatan positif datang dari kemenangan Sprint GP China serta finis ketiga pada Sprint GP Miami, hasil yang belum mampu mengangkat performa tim secara keseluruhan.

Vasseur menegaskan bahwa kritik internal dari para pebalap justru merupakan bagian penting dari budaya juara. “Saya akan benar benar tertekan jika para pebalap datang dan berkata kami sudah bekerja dengan baik,” ujar Vasseur. “DNA saya dan DNA mereka adalah terus mendorong tim agar berkembang. Charles dan Lewis harus bersama sama menekan tim sampai batas maksimal di setiap area.”

Menurut Vasseur, sikap tersebut bukan hal baru di Ferrari. Ia mencontohkan musim 2024, ketika tim masih bersaing hingga seri terakhir, namun Leclerc tetap datang dengan evaluasi detail terkait simulator, setelan mobil, hingga pendekatan teknis lainnya. Hal itu dinilai sebagai mentalitas yang dibutuhkan untuk kembali menjadi penantang gelar.

Vasseur juga menanggapi anggapan bahwa permintaan perubahan dari pebalap mencerminkan ketidakharmonisan tim. Ia menilai pandangan tersebut keliru. Setiap akhir pekan balapan, laporan teknis dari pebalap selalu menjadi bagian rutin dari proses pengembangan.

Bagi Ferrari, musim 2025 menjadi pelajaran penting. Vasseur menegaskan bahwa sikap tidak pernah puas dari Hamilton dan Leclerc justru menjadi modal utama untuk membangun masa depan yang lebih kompetitif, terutama menjelang era regulasi baru Formula 1.

Artikel Tag: Ferrari, Lewis Hamilton, Charles Leclerc, Fred Vasseur, F1 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru