Kanal

McLaren Berjaya di 2025, Ujian Sesungguhnya Menanti di Musim Depan

Penulis: Abdi Ardiansyah
01 Jan 2026, 21:10 WIB

Oscar Piastri dan Lando Norris

Berita F1: Formula 1 2025 menjadi panggung unjuk kekuatan McLaren. Tim asal Woking itu mengamankan gelar juara konstruktor dengan cara meyakinkan, bahkan memastikan trofi di Singapura ketika enam seri masih tersisa. Dominasi tersebut mengingatkan publik pada masa keemasan Red Bull dua tahun sebelumnya.

McLaren menutup musim dengan raihan 833 poin, unggul 364 angka dari Mercedes di posisi kedua. Mereka mengoleksi 14 kemenangan dan mencatatkan 34 podium, rekor baru dalam sejarah tim yang melampaui capaian Mercedes pada 2019. Keberhasilan ini tidak lepas dari duet pebalap yang tampil konsisten sepanjang musim, Lando Norris dan Oscar Piastri.

Norris akhirnya meraih gelar juara dunia pebalap pertamanya dengan total 423 poin. Pebalap Inggris itu menunjukkan kematangan signifikan, mengalahkan rekan setimnya sendiri serta Max Verstappen yang terus memberi perlawanan hingga seri terakhir. Kemenangan Norris di Monako dan Grand Prix Inggris menjadi simbol transformasinya dari penantang podium menjadi juara dunia sejati.

Kemampuannya mengonversi pole position menjadi kemenangan menjadi ciri khas sepanjang musim. Ketahanan mentalnya juga diuji di Abu Dhabi, ketika ia mengunci gelar dengan selisih hanya dua poin, menegaskan kualitasnya sebagai pebalap bermental juara.

Di sisi lain, Piastri tampil tak kalah impresif. Pebalap Australia tersebut meraih tujuh kemenangan, menyamai rekan setimnya. Delapan podium beruntun di awal musim menempatkan namanya sejajar dengan legenda McLaren seperti Ayrton Senna dan Lewis Hamilton. Empat kemenangan dari enam seri pembuka menjadikannya kandidat serius juara dunia.

Meski gagal mempertahankan keunggulan di paruh akhir musim, perkembangan Piastri dinilai sangat menjanjikan. Selama McLaren mampu menyediakan mobil kompetitif, ia dipandang akan tetap menjadi penantang gelar dalam beberapa tahun ke depan.

Usai musim 2025 berakhir, fokus McLaren kini sepenuhnya tertuju ke 2026. Penghentian lebih awal pengembangan mobil MCL39 memungkinkan tim mengalokasikan sumber daya untuk regulasi baru. Namun keputusan ini juga membawa risiko, terutama ketergantungan pada performa unit daya Mercedes yang sepenuhnya baru.

Dengan kontrak jangka panjang bersama Mercedes hingga 2030 serta stabilitas duet Norris dan Piastri, McLaren memiliki fondasi kuat. Tantangan selanjutnya adalah menjaga keseimbangan dua pebalap kelas juara di tengah ambisi mempertahankan dominasi.

Artikel Tag: McLaren, Oscar Piastri, lando norris, F1 2026, F1 2025

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru