Kedamaian Mercedes Berakhir, Russell Tunjukkan Taring
Kedamaian Mercedes Berakhir, Russell Tunjukkan Taring - sumber: (racingnews365)
Berita F1 kembali menjadi pusat perhatian setelah putaran kelima musim 2026 yang berlangsung di Grand Prix Kanada. Kimi Antonelli berhasil memenangi balapan keempatnya secara berturut-turut, mempertegas dominasinya dalam kejuaraan tahun ini. Namun, sorotan utama akhir pekan adalah persaingan ketat antara Antonelli dan rekan setimnya, George Russell, baik dalam sprint race maupun grand prix. Selain itu, drama strategi terjadi di McLaren, sementara ancaman mundur terbaru dari Max Verstappen menimbulkan kegemparan. Berikut adalah reaksi media dari seluruh dunia mengenai putaran kelima musim F1 ini.
Penilaian Pembalap F1 Grand Prix Kanada 2026
🇬🇧 The Telegraph – George Russell Membuktikan Diri dalam Duel dengan Kimi Antonelli
George Russell mengalami nasib sial di Grand Prix Kanada saat harus keluar dari balapan tanpa poin akibat kegagalan mesin di tengah balapan. Meski demikian, Russell menunjukkan performa mengesankan dalam pertarungan sengit dengan Kimi Antonelli, yang kini memimpin klasemen dengan keunggulan 43 poin. Menurut The Telegraph, dalam konteks pertarungan di lintasan, Russell berhasil menunjukkan bahwa ia adalah pesaing serius bagi Antonelli, meskipun masih ada 17 putaran yang harus dilalui.
🇪🇸 Marca – Kimi Antonelli Berpotensi Menjadi Legenda
Dengan kemenangan keempatnya secara beruntun, Kimi Antonelli semakin mengukuhkan posisinya sebagai favorit juara tahun ini. Pada usia 19 tahun dan baru dalam musim keduanya, penampilan Antonelli sangat mengesankan. Marca menulis bahwa Antonelli memiliki potensi untuk menjadi salah satu pembalap terhebat sepanjang masa. Lonjakan prestasi dari 2025 ke 2026 menjadi bukti nyata potensinya, dan hanya dua pembalap yang pernah memenangkan gelar F1 pada musim kedua mereka, yaitu Jacques Villeneuve dan Lewis Hamilton.
🇳🇱 De Telegraaf – Red Bull Mencari Kejelasan Masa Depan Max Verstappen
Max Verstappen memberikan gambaran optimis tentang masa depannya di F1 di Montreal. Ia mengatakan lebih tertarik untuk bertahan jika ada perubahan konfigurasi mesin menjadi 60/40 tahun depan. Meski demikian, Verstappen menekankan bahwa melanjutkan karier di bawah konfigurasi saat ini sangat sulit secara mental. Setelah meraih podium pertamanya musim ini di Grand Prix Kanada, perhatian lebih banyak tertuju pada masa depannya. De Telegraaf melaporkan bahwa Red Bull menginginkan kejelasan mengenai posisinya di 2027, namun Verstappen belum terburu-buru untuk memutuskan.
🇮🇹 La Gazzetta dello Sport – Kedamaian di Mercedes Berakhir
Hubungan antara Russell dan Antonelli yang sebelumnya tenang sepanjang 2025 mulai memanas di Grand Prix Kanada, menandai titik kritis pertama antara kedua pembalap Mercedes ini. Russell yang sebelumnya mendominasi Antonelli kini tak bisa lagi bersantai dengan selisih besar yang ada di klasemen pembalap. La Gazzetta dello Sport menyebutkan bahwa suasana damai di kubu Mercedes kini telah berakhir. Apakah kita akan melihat kembalinya intensitas seperti yang harus dikelola tim dari 2014 hingga 2016 saat Lewis Hamilton dan Nico Rosberg bersaing?
🇦🇺 Herald Sun – Mimpi Buruk Oscar Piastri di Montreal
Akhir pekan di Montreal menjadi pengalaman buruk bagi Oscar Piastri dan McLaren. Keputusan untuk memulai balapan dengan ban intermediate ternyata merugikan. Setelah kedua mobil masuk pit, upaya Piastri untuk memperbaiki posisi terhambat oleh insiden dengan Alex Albon dari Williams. Herald Sun mencatat bahwa ini bukan pertama kalinya Piastri harus membayar mahal akibat kesalahan dari tim pit wall-nya. Publikasi tersebut menambahkan bahwa kenyataan pahit bagi McLaren adalah bahwa mereka tidak lagi memiliki mobil tercepat di grid, sehingga kemenangan dalam balapan kali ini sangat jauh dari harapan, terlepas dari pilihan ban awal.
Artikel Tag: Mercedes, Kimi Antonelli