Eduardo Camavinga Masih Belum Meyakinkan di Pramusim Real Madrid
Eduardo Camavinga. (Foto: LOF/BSR Agency/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Eduardo Camavinga masih belum menunjukkan penampilan yang mengesankan selama tur pramusim Real Madrid tahun ini di tengah masa depannya yang belum pasti.
Kegagalan Real Madrid untuk mendatangkan Rodri pada jendela transfer musim panas ini telah menyoroti opsi pemain tengah yang sudah ada di dalam skuad. Karena pemenang Piala Dunia asal Spanyol itu tidak bergabung dengan proyek ini, tanggung jawab kini berada di pundak pemain seperti Aurelien Tchouameni dan Eduardo Camavinga untuk mengambil alih peran tersebut.
Menurut kabar yang dilansir dari Mundo Deportivo, Camavinga masih berada di bawah tekanan di Real Madrid usai gelandang asal Prancis itu masih kesulitan tampil meyakinkan meskipun mencatatkan penampilan yang cukup banyak selama pramusim. Pemain berusia 23 tahun ini adalah salah satu pemain yang masa depannya masih belum pasti setelah musim 2025/26 yang mengecewakan.
Sejauh ini, sang pemain tetap mempertahankan pendiriannya bahwa ia tidak berniat untuk pergi dan ingin tetap berada di Santiago Bernabeu hingga kontraknya berakhir pada tahun 2029. Gelandang tersebut telah menjadi starter dalam kedua pertandingan persahabatan pramusim Real Madrid sejauh ini, bermain penuh 90 menit saat menghadapi Fiorentina sebelum bermain di babak pertama kontra Ferencvaros.
Secara statistik, performanya cukup solid. Saat menghadapi Fiorentina, Eduardo Camavinga menyelesaikan 93% operannya, merebut bola tujuh kali, dan memenangkan enam dari sembilan duelnya. Ia kemudian melanjutkan performa efisiennya saat menghadapi Ferencvaros, menyelesaikan 51 dari 52 operan, merebut bola empat kali, dan memenangkan empat dari enam duel.
Masalahnya adalah statistik tersebut belum diterjemahkan menjadi performa yang dominan. Camavinga masih terlihat kurang berwibawa di lini tengah, terutama ketika diminta untuk mengontrol ritme permainan dan memaksakan diri dalam penguasaan bola.
Ini mungkin masalah terbesar bagi Madrid di lini tengah. Pemain asal Prancis ini selalu memiliki kemampuan atletis, kemampuan merebut bola kembali, dan fleksibilitas untuk memberikan kontribusi.
Namun, permainannya belum berkembang ke level selanjutnya menjadi seorang gelandang yang secara konsisten mampu mengendalikan jalannya pertandingan, bukan hanya sekadar berpartisipasi di dalamnya. Keputusan Rodri untuk bergabung dengan Barcelona mungkin justru memberi Camavinga kesempatan baru.
Karena Real Madrid saat ini diperkirakan tidak akan mendatangkan pemain pengatur serangan lain, Jose Mourinho mungkin harus lebih mengandalkan opsi yang sudah tersedia. Tchouameni masih dalam proses kembali ke latihan penuh, sementara Bernardo Silva sedang membangun kebugarannya.
Hal itu memberi Camavinga peluang untuk mendapatkan peran penting jika ia akhirnya mampu menemukan kembali performa terbaiknya. Namun, pemain asal Prancis itu perlu tampil jauh lebih baik daripada saat ini untuk meyakinkan Jose Mourinho agar memberinya tempat di tim inti.
Terkadang, statistik tidak pernah menceritakan keseluruhan cerita, dan itulah yang terjadi pada Eduardo Camavinga dalam beberapa pertandingan pramusim ini. Musim mendatang bisa menjadi penentu bagi pemain berusia 23 tahun itu dan kariernya di Real Madrid, dan masih harus dilihat apakah ia mampu menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan mendatang.
Artikel Tag: Real Madrid, Eduardo Camavinga