Kanal

Ducati Ungkap Momen Hubungan dengan Francesco Bagnaia Mulai Retak

Penulis: Abdi Ardiansyah
15 Jul 2026, 14:44 WIB

Gigi Dall'Igna dan Francesco Bagnaia

Berita MotoGP - Ducati akhirnya mengungkap penyebab memburuknya hubungan dengan Francesco Bagnaia yang berujung pada perpisahan setelah MotoGP 2026. Kritik keras sang pembalap terhadap motor GP25 bahkan membuat manajemen Ducati menggelar pembicaraan khusus dengan manajernya.

Perjalanan panjang Francesco Bagnaia bersama Ducati akan berakhir pada penghujung MotoGP 2026. Jelang kepindahannya ke Aprilia pada musim 2027, Ducati mulai membuka cerita mengenai retaknya hubungan kedua belah pihak yang sebenarnya telah bermula sejak musim 2025.

Musim tersebut menjadi periode yang sangat sulit bagi Bagnaia. Juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 itu kesulitan beradaptasi dengan Ducati GP25, terutama karena kehilangan rasa percaya diri pada bagian depan motor. Sementara itu, rekan setimnya, Marc Marquez, justru mampu menguasai motor yang sama dan akhirnya merebut gelar juara dunia.

Situasi itu membuat Bagnaia beberapa kali melontarkan kritik terbuka kepada Ducati. Ia bahkan terus meminta tim mengembalikan sejumlah komponen dari motor GP24 demi mendapatkan kembali performa terbaiknya. Upaya tersebut sempat membuahkan hasil ketika ia meraih kemenangan di MotoGP Jepang di Motegi, namun setelah itu performanya kembali menurun dan ia gagal menyelesaikan enam dari tujuh balapan terakhir musim tersebut.

Direktur olahraga Ducati, Mauro Grassilli, mengakui musim 2025 menjadi titik balik yang membuat kedua pihak menyadari bahwa kerja sama mereka kemungkinan tidak bisa berlanjut.

"Musim 2025 menjadi alasan utama, baik bagi Ducati maupun Pecco, yang akhirnya membuat kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama di masa depan," ujar Grassilli melalui kanal YouTube #ZamTube.

"Dari sisi olahraga maupun dinamika di dalam garasi, kami menghadapi beberapa persoalan yang membuat kami berpikir mungkin memang sudah tidak ada masa depan bersama."

Salah satu momen paling sensitif terjadi ketika Bagnaia melontarkan kritik yang sangat keras terhadap Ducati. Grassilli mengungkapkan manajemen bahkan mengadakan pertemuan internal dan berdiskusi langsung dengan manajer Bagnaia untuk mencari jalan keluar.

"Pecco sedang berada dalam masa yang sangat sulit dan penuh frustrasi. Kami tidak pernah membalas pernyataannya di depan publik karena kami ingin tetap mendukungnya sepenuhnya."

"Beberapa komentarnya memang sangat keras. Kami juga berbicara dengan manajernya untuk mencari cara menghadapi situasi sulit ini bersama, meski harus diakui ucapan tersebut memberi dampak bagi tim."

Meski hubungan keduanya sempat memanas, Ducati menegaskan tidak pernah memutus komunikasi dengan Bagnaia. Manajer tim, Davide Tardozzi, bahkan menyebut perpisahan ini sebagai keputusan terbaik bagi kedua belah pihak.

Mulai MotoGP 2027, Francesco Bagnaia akan memulai babak baru bersama Aprilia dengan kontrak berdurasi empat musim. Sementara itu, Ducati memilih membuka era baru dengan duet Marc Marquez dan Pedro Acosta yang diproyeksikan menjadi ujung tombak mereka pada regulasi baru MotoGP.

Artikel Tag: Ducati, Francesco Bagnaia, MotoGP 2025, MotoGP 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru