Dua Atlet Rusia Tambahan Diizinkan ke Olimpiade Musim Dingin 2026
Meski demikian, Rusia tetap dilarang mengikuti cabang olahraga beregu, seperti hoki es, di Olimpiade. (Foto: AP)
Dua atlet Rusia kembali mendapat lampu hijau dari IOC untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 dengan status netral.
Persetujuan ini membuat jumlah atlet pemegang paspor Rusia yang diizinkan berkompetisi kini menjadi lima orang, ditambah satu atlet dari Belarus, menjelang pembukaan Olimpiade pada 6 Februari mendatang.
IOC mengumumkan persetujuan terbaru tersebut pada Selasa (13/1) di Lausanne, Swiss.
Dua atlet yang baru masuk daftar adalah Ivan Posashkov dan Alena Krylova, keduanya berasal dari cabang short-track speed skating.
Posashkov, yang berusia 21 tahun, akan berlaga di nomor 1.000 meter putra, sementara Krylova (23 tahun) akan turun di nomor 500 meter putri.
Sebagai atlet dengan status netral, mereka tidak diperbolehkan membawa identitas nasional Rusia dalam bentuk apa pun.
Artinya, mereka tidak akan mengenakan warna tim nasional, tidak boleh menggunakan bendera atau lagu kebangsaan Rusia, serta tidak diizinkan ikut dalam parade atlet pada upacara pembukaan Olimpiade.
Status netral hanya diberikan kepada atlet individu yang dinilai tidak secara aktif mendukung invasi militer Rusia ke Ukraina.
Selain itu, atlet tersebut juga tidak boleh memiliki kontrak atau keterikatan dengan militer maupun badan keamanan negara.
Proses seleksi dilakukan secara ketat dan berlapis, dimulai dari federasi olahraga musim dingin terkait, lalu diverifikasi oleh panel khusus IOC yang terdiri dari tiga anggota, termasuk mantan bintang NBA Pau Gasol.
Sebelumnya, IOC telah menyetujui sejumlah atlet Rusia lain, di antaranya dua atlet seluncur indah Adeliia Petrosian—yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat peraih medali—dan Petr Gumennik.
Selain itu, Nikita Filippov dari cabang ski mountaineering juga telah lolos verifikasi. Dari Belarus, atlet seluncur indah Viktoriia Safonova juga dinyatakan memenuhi syarat.
IOC menyebutkan bahwa masih ada kemungkinan atlet Rusia dan Belarus lainnya akan ditambahkan ke dalam daftar pada bulan ini, termasuk dari cabang ski alpine dan ski lintas alam.
Dalam beberapa pekan terakhir, atlet Rusia memang mulai kembali tampil di ajang internasional olahraga musim dingin untuk pertama kalinya sejak perang di Ukraina meningkat pada Februari 2022, hanya beberapa hari setelah Olimpiade Musim Dingin Beijing berakhir.
Meski demikian, Rusia tetap dilarang mengikuti cabang olahraga beregu, seperti hoki es, di Olimpiade.
Kebijakan ini sejalan dengan keputusan serupa yang diterapkan pada Paris 2024, menegaskan sikap tegas IOC terhadap konflik geopolitik yang masih berlangsung.
Artikel Tag: olimpiade