Kanal

Dovizioso Puji Manuver 'Gila' Pedro Acosta Saat Kejar Marc Marquez

Penulis: Abdi Ardiansyah
03 Sep 2026, 23:07 WIB

Marc Marquez berduel lawan Pedro Acosta di MotoGP Aragon 2026

Berita MotoGP - Andrea Dovizioso mengaku terkesan dengan keberanian Pedro Acosta saat memberikan perlawanan kepada Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026. Menurut Dovizioso, salah satu manuver Acosta bahkan tergolong “gila” karena dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit.

Pedro Acosta kembali menunjukkan keberaniannya saat menghadapi Marc Marquez dalam MotoGP Aragon 2026. Pembalap KTM tersebut memang gagal meraih kemenangan perdana di kelas MotoGP, tetapi mampu memberikan perlawanan sengit kepada Marquez hingga akhirnya finis kedua.

Marquez berhasil mengamankan kemenangan di MotorLand Aragon setelah unggul 1,754 detik atas Acosta. Marco Bezzecchi melengkapi podium dengan finis 1,875 detik di belakang Acosta.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian terjadi ketika Acosta melakukan manuver terhadap Bezzecchi di Tikungan 16. Acosta mengambil sisi luar dan mengerem dengan sangat berani untuk melewati pembalap Aprilia tersebut.

Dovizioso mengaku terkejut melihat manuver itu karena posisi Acosta membuat pandangannya sangat terbatas. Dengan kecepatan tinggi dan ruang yang sempit, kesalahan sedikit saja bisa membuatnya keluar lintasan atau terjatuh.

"Pada kecepatan seperti itu, Anda tidak memiliki banyak kendali. Dari sudut pandang Acosta, melakukan manuver seperti itu benar-benar gila," ujar Dovizioso melalui kanal YouTube miliknya.

"Pandangan Anda benar-benar terhalang. Ada dua pembalap, titik pengereman, garis putih, dan kerb luar. Ruangnya sangat sempit, tetapi Anda harus bergerak ke kiri."

Menurut Dovizioso, kemampuan Acosta dalam pengereman menjadi salah satu alasan utama dirinya mampu terus menempel Marquez sepanjang balapan. KTM RC16 milik Acosta kalah dalam kecepatan di lintasan lurus dibanding Ducati Desmosedici GP26 milik Marquez.

"Acosta sangat bagus dalam pengereman dan memiliki feeling yang luar biasa. Dia terus mendapatkan waktu sepanjang balapan dan hanya bisa bertahan bersama Marc karena pengeremannya," jelas Dovizioso.

Meski akhirnya harus mengakui keunggulan Marquez, Acosta menunjukkan bahwa dirinya mampu memberikan tekanan kepada salah satu pembalap terkuat di MotorLand Aragon. Dovizioso menilai keberanian mengambil risiko menjadi faktor penting dalam aksi tersebut.

"Itulah sedikit kegilaan yang Anda butuhkan pada momen seperti itu. Dengan manuver tersebut, dia mengubah jalannya balapan untuk keuntungannya," pungkas Dovizioso.

Artikel Tag: Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Pedro Acosta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru