Dmitry Bivol Pertimbangkan Naik ke Divisi Cruiserweight Jelang “Comeback”
Dmitry Bivol menargetkan kembali bertanding pada musim semi, kemungkinan pada Mei mendatang. (Foto: Fight TV)
Juara dunia kelas berat ringan The Ring, IBF, WBA, dan WBO, Dmitry Bivol, memiliki banyak pilihan menjelang rencana kembalinya ke ring dalam waktu dekat.
Petinju asal Kirgizstan itu belum bertarung sejak mengalahkan Artur Beterbiev dalam laga ulang pada Februari tahun lalu, kemenangan yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut.
Setelah pertarungan itu, tekanan publik untuk menyaksikan trilogi melawan Beterbiev terus meningkat.
Namun, Bivol harus menunda rencana bertanding karena masalah cedera punggung yang memaksanya menjalani operasi pada Agustus lalu.
Dalam beberapa bulan terakhir, ia fokus menjalani rehabilitasi dan memperkuat otot inti tubuhnya.
Kini, dalam kondisi yang jauh lebih baik, Dmitry Bivol menargetkan kembali bertanding pada musim semi, kemungkinan pada Mei mendatang.
Lawan yang paling mungkin dihadapinya adalah penantang wajib IBF, Michael Eifert.
Pertarungan tersebut diperkirakan menjadi laga pemanasan sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar.
“Saya merasa lebih baik dan berharap bisa kembali ke ring pada Mei,” kata Bivol saat menghadiri The Ring Awards di New York.
“Saya menikmati waktu di gym dan kembali menikmati tinju. Tahun lalu sangat berat bagi saya. Eifert adalah salah satu pertarungan yang bisa terjadi. Dia penantang wajib dan pantas mendapatkannya.”
Jika berhasil melewati Eifert, berbagai opsi menarik menanti. Nama-nama seperti David Benavidez dan Artur Beterbiev kembali disebut sebagai calon lawan.
Dmitry Bivol tidak menutup kemungkinan untuk menghadapi Beterbiev untuk ketiga kalinya.
“Beterbiev adalah pertarungan tersulit dalam hidup saya dan lawan yang sangat berbahaya. Jika orang ingin melihat trilogi, saya siap menunjukkannya,” ujarnya.
Selain itu, Bivol juga mempertimbangkan untuk naik kelas ke cruiserweight demi mengejar gelar di divisi berbeda.
Selama 12 tahun karier profesionalnya, ia selalu bertarung di kelas berat ringan, tetapi kini tertarik menorehkan sejarah baru.
“Saya terbuka untuk bertarung di cruiserweight. Mengapa tidak? Saya ingin punya kesempatan menjadi juara di kelas berbeda,” kata Bivol.
Ia juga menyebut kemungkinan menghadapi pemenang pertarungan David Benavidez melawan Gilberto Ramirez, serta juara cruiserweight Jai Opetaia.
Dmitry Bivol mengaku masih memiliki motivasi besar sebelum pensiun. Ia menargetkan gantung sarung tinju pada usia 38 tahun dengan warisan yang lebih kuat dalam dunia tinju.
“Saya ingin lebih dikenang dalam olahraga ini. Api dan motivasi itu masih ada,” kata Bivol.
Artikel Tag: Dmitry Bivol, Jai Opetaia