Ditinggal Kevin Diks, FC Copenhagen Kini Berjuang di Zona Degradasi
Kevin Diks saat masih memperkuat FC Copenhagen
Berita Sepak Bola: FC Copenhagen mengalami penurunan drastis musim ini setelah ditinggal Kevin Diks. Sang juara bertahan Liga Denmark kini justru harus berjuang menghindari degradasi.
Kepergian Kevin Diks pada bursa transfer musim panas 2025 tampaknya menyisakan lubang besar bagi FC Copenhagen.
Bek Timnas Indonesia itu meninggalkan klub ibu kota Denmark setelah empat musim pengabdian. Kontraknya habis dan ia memilih melanjutkan karier ke Bundesliga bersama Borussia Monchengladbach.
Selama membela Copenhagen, Diks mencatatkan 170 penampilan dengan torehan 22 gol dan 20 assist di semua kompetisi. Ia juga membantu klub meraih gelar Liga Super Denmark dan Piala Denmark.
Namun musim 2025-2026 berjalan jauh dari harapan bagi Copenhagen. Setelah 22 pertandingan musim reguler Liga Super Denmark, mereka hanya mengumpulkan 29 poin dan finis di peringkat ketujuh. Hasil tersebut membuat mereka gagal menembus enam besar dan tidak lolos ke ronde championship.
Kekalahan 1-2 dari Randers pada laga terakhir musim reguler memastikan status mereka turun ke ronde degradasi.
Alih-alih mempertahankan gelar juara, Copenhagen kini harus berjuang untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Denmark musim depan. Sementara itu, nasib Diks justru sedang menanjak di Jerman. Pada laga teranyar Bundesliga, ia menjadi penentu kemenangan Gladbach 1-0 atas Union Berlin lewat eksekusi penalti di menit akhir.
Gol tersebut menjadi yang keempat bagi Diks musim ini, dan semuanya dicetak dari titik putih. Saat ini Gladbach berada di peringkat ke-12 Bundesliga dengan 25 poin, unggul lima angka dari zona degradasi.
Kontras nasib ini membuat banyak pihak menilai bahwa kepergian Kevin Diks berdampak besar bagi stabilitas Copenhagen, yang kini harus bekerja ekstra keras demi menghindari musim yang berakhir pahit.
Artikel Tag: fc copenhagen, Liga Denmark, Copenhagen, kevin diks