Devin Haney Temukan Lawan Baru, Jack Catterall Siap Hadapi Duel Unifikasi
Devin Haney dan Jack Catterall
Berita Tinju - Devin Haney tengah berada di jalur menuju pertarungan unifikasi gelar kelas welter melawan Jack Catterall. Manajer Catterall, Sam Jones, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima tawaran pertandingan, termasuk tanggal yang diajukan untuk duel tersebut.
Haney terakhir kali naik ring pada November tahun lalu ketika mengalahkan Brian Norman Jr melalui kemenangan angka mutlak. Hasil itu membuat Haney merebut gelar juara dunia WBO kelas welter sekaligus menjadi juara dunia di tiga divisi berbeda.
Namun, perjalanan menuju pertarungan berikutnya tidak berjalan mulus. Haney sebelumnya sempat dikaitkan dengan duel besar melawan Keyshawn Davis, tetapi negosiasi tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Rencana menghadapi juara IBF Liam Paro juga tidak kunjung terealisasi.
Situasi tersebut membuat Haney harus mencari alternatif lawan. Nama Jack Catterall kemudian muncul sebagai kandidat kuat untuk menjadi lawan berikutnya.
Catterall saat ini memegang gelar WBA kelas welter setelah merebut sabuk tersebut melalui kemenangan angka mutlak atas Shakhram Giyasov. Sebelumnya, ia juga sempat beberapa kali menyatakan keinginan menghadapi Haney ketika keduanya masih berkiprah di kelas welter super.
Kini, peluang pertarungan tersebut semakin terbuka. Sam Jones memastikan kubu Catterall telah menerima proposal duel yang diajukan.
"Kami sudah menerima pertarungan dan tanggal yang ditawarkan. Kami mudah diajak bekerja sama dan tidak meminta sesuatu yang tidak masuk akal. Sekarang mari wujudkan pertarungan ini dan segera tanda tangani kontraknya," tulis Jones melalui media sosial.
Meski demikian, Jones masih menyimpan kekhawatiran mengenai kemungkinan Catterall hanya dijadikan opsi alternatif oleh kubu Devin Haney.
"Saya berharap Jack tidak hanya digunakan sebagai pengalih perhatian. Paro mungkin takut menerima pertarungan dengan bayaran yang lebih rendah dari keinginannya. Yang bisa saya pastikan, kami sudah menerima pertarungan, tanggal, dan lokasinya. Jadi jika duel ini tidak terjadi, itu bukan karena Jack," ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul setelah negosiasi Haney dengan dua calon lawan sebelumnya menemui jalan buntu. Salah satunya adalah Keyshawn Davis yang memilih mundur dari pertarungan wajib melawan Haney setelah proses purse bid dimenangkan Top Rank dengan nilai 8,55 juta dolar AS.
Sementara itu, Catterall memiliki motivasi besar untuk mewujudkan pertarungan ini. Ia bahkan sudah beberapa kali menantang Haney sejak masih berada di kelas 140 pon.
Kini situasinya berbeda. Catterall telah memiliki sabuk juara dunia di kelas welter dan Haney juga memegang gelar WBO. Pertemuan keduanya bukan lagi sekadar duel antara dua petinju papan atas, melainkan berpotensi menjadi pertarungan unifikasi gelar.
Tanggal 3 Oktober disebut sebagai jadwal yang diusulkan untuk pertandingan. Dengan waktu kurang dari dua bulan, kedua pihak harus segera menyelesaikan kontrak dan seluruh detail penyelenggaraan jika ingin memastikan duel tersebut benar benar terlaksana.
Jika kesepakatan akhirnya resmi, Devin Haney vs Jack Catterall akan menjadi salah satu duel paling menarik di kelas welter sekaligus membuka jalan bagi pemenangnya untuk semakin dekat dengan status juara dunia tak terbantahkan.
Artikel Tag: WBO, WBA, kelas welter, Devin Haney, Unifikasi, Jack Catterall