Kanal

David Benavidez Siap Kuasai Pekan Tinju Hari-Hari Besar Meksiko

Penulis: Hanif Rusli
24 Feb 2026, 20:53 WIB

David Benavidez akan menghadapi sesama Meksiko, Gilberto Ramirez, dalam perebutan gelar WBA dan WBO kelas penjelajah pada 2 Mei di T-Mobile Arena, Las Vegas. (Foto: Fight TV)

Selama hampir dua dekade terakhir, akhir pekan Cinco de Mayo dan Hari Kemerdekaan Meksiko identik dengan pertarungan megabintang tinju dunia.

Tradisi itu sempat dikuasai Floyd Mayweather Jr. pada periode 2009-2015 sebelum tongkat estafet berpindah ke Saul Alvarez yang menjadikan dua momen tersebut sebagai panggung laga-laga terbesarnya.

Kini, ketika Alvarez mendekati akhir kariernya, peluang terbuka bagi bintang lain untuk mengambil alih sorotan.

Nama yang siap melangkah ke depan adalah David Benavidez.

Benavidez akan menghadapi sesama petinju Meksiko, Gilberto Ramirez, dalam duel perebutan gelar WBA dan WBO kelas penjelajah (cruiserweight) pada 2 Mei di T-Mobile Arena, Las Vegas.

Pertarungan ini akan menjadi tajuk utama ajang PBC pay-per-view yang disiarkan Prime Video.

“Ini pertarungan yang sudah lama ingin kami wujudkan,” ujar Benavidez dalam konferensi pers jelang pengumuman resmi laga tersebut.

Ia mengungkapkan memiliki sejarah panjang dengan Ramirez, termasuk sesi latih tanding saat keduanya masih merintis karier.

Benavidez (31-0, 25 KO) saat ini memegang sabuk WBC kelas berat ringan dan menempati peringkat kedelapan daftar pound-for-pound The Ring.

Petinju asal Phoenix, Arizona, itu sukses mempertahankan gelarnya dengan kemenangan TKO ronde ketujuh atas Anthony Yarde pada 22 November lalu.

Sementara Ramirez (48-1, 30 KO), kidal berusia 34 tahun asal Mazatlan, Sinaloa, tengah dalam tren positif sejak naik ke kelas penjelajah.

Ia mencatat empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan angka mutlak atas Yuniel Dorticos pada 28 Juni.

Meski naik ke divisi 200 pon untuk menghadapi Ramirez, Benavidez menegaskan langkah tersebut belum tentu permanen.

Ia membuka peluang kembali turun ke kelas 175 pon pada September mendatang untuk menghadapi juara terpadu The Ring, IBF, WBA, dan WBO, Dmitry Bivol, atau mantan juara sejati divisi tersebut, Artur Beterbiev.

“Saya tidak berharap, saya memastikan itu terjadi,” kata Benavidez mengenai ambisinya bertarung rutin di akhir pekan hari besar Meksiko.

“Caranya adalah menghadirkan pertarungan terbaik. Semoga kami bisa mendapatkan Beterbiev atau Bivol pada September, lalu tahun depan melakukan hal yang sama.”

Petinju berusia 29 tahun itu menegaskan tidak mencari lawan mudah. Ia ingin pertarungan 50-50 yang mampu mengukuhkan statusnya sebagai wajah baru tinju di momen-momen prestisius tersebut.

Dengan kombinasi rekor tak terkalahkan, keberanian menghadapi lawan elite, serta latar belakang Meksiko yang kuat, Benavidez berada di posisi ideal untuk menjadi ikon baru Las Vegas setiap Cinco de Mayo dan Hari Kemerdekaan Meksiko.

Artikel Tag: David Benavidez, Dmitry Bivol, Artur Beterbiev

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru