Dave Allen Ungkap Tyson Fury Lebih Sulit Dihadapi Ketimbang Usyk
Tyson Fury dan Oleksandr Usyk
Berita Tinju - Dave Allen memberikan penilaian menarik mengenai dua nama terbesar di divisi kelas berat saat ini, Tyson Fury dan Oleksandr Usyk. Meski Usyk dianggap banyak pengamat sebagai petinju kelas berat terbaik dalam beberapa tahun terakhir, Allen justru merasa Fury meninggalkan kesan yang lebih luar biasa ketika keduanya berlatih bersama.
Allen pernah menjadi rekan sparring Usyk pada 2020 saat petinju Ukraina itu mempersiapkan diri menghadapi Derek Chisora. Usyk yang sebelumnya mendominasi divisi kelas penjelajah tengah beradaptasi di kelas berat, dan Allen dipilih untuk membantu proses persiapannya.
Secara keseluruhan, Allen mengaku telah lima kali berbagi ring dengan Usyk. Selama itu pula ia menyaksikan langsung kualitas teknik, kecepatan kaki, kecerdasan, serta mental bertarung mantan juara dunia tak terbantahkan dua divisi tersebut. Bahkan, Usyk baru saja melepaskan tiga sabuk juara dunia kelas berat sebagai bagian dari fase akhir kariernya.
Namun, ketika diminta menyebut petinju terbaik yang pernah menjadi lawan sparring, Allen justru memilih Tyson Fury. Menurutnya, Fury berada pada level yang berbeda ketika mereka pertama kali berlatih bersama pada 2015, beberapa bulan sebelum Fury mengejutkan dunia dengan mengalahkan Wladimir Klitschko dan merebut gelar juara dunia kelas berat.
"Dari semua petinju yang pernah berbagi ring dengan saya, berdasarkan pengalaman pribadi, saya menempatkan Fury di atas Oleksandr Usyk. Mungkin itu juga dipengaruhi gaya bertarung," kata Allen melalui media sosialnya.
Allen menjelaskan bahwa postur tubuh Fury yang sangat besar dipadukan dengan kelincahan luar biasa membuatnya hampir mustahil disentuh.
"Saat saya sparring dengan Tyson pada 2015, dia nyaris tidak bisa disentuh. Tubuhnya besar, tetapi pergerakannya sangat atletis sehingga saya benar benar kesulitan mendekatinya. Ketika kami kembali sparring pada 2018, tubuhnya lebih berisi dan pukulannya juga jauh lebih keras," ujarnya.
Meski demikian, Allen menegaskan penilaiannya murni berdasarkan pengalaman pribadi selama latihan, bukan sebagai perbandingan mutlak mengenai siapa petinju terbaik.
Sementara itu, Tyson Fury dijadwalkan kembali naik ring pada akhir bulan ini menghadapi veteran asal Polandia, Mariusz Wach, di Max Muaythai Stadium, Pattaya, Thailand. Pertarungan tersebut diproyeksikan menjadi pemanasan sebelum Fury menjalani duel yang telah lama dinantikan melawan Anthony Joshua pada penghujung tahun.
Artikel Tag: Tyson Fury, Dave Allen, oleksandr usyk, Heavyweight