Pernah Hadapi Mariusz Wach, Moses Itauma Kirim Peringatan ke Tyson Fury
Mariusz Wach
Berita Tinju - Tyson Fury dipastikan kembali naik ring pada 24 Juli 2026 dengan menghadapi petinju veteran asal Polandia, Mariusz Wach, di Max Muaythai Stadium, Pattaya, Thailand. Pertarungan tersebut menjadi bagian dari persiapan Fury sebelum menjalani duel besar yang diproyeksikan mempertemukannya dengan Anthony Joshua pada November mendatang.
Keputusan Fury memilih Wach sempat menuai kritik karena usia lawannya telah mencapai 46 tahun. Namun, banyak pengamat menilai langkah itu cukup masuk akal mengingat Fury membutuhkan laga pemanasan dengan risiko yang lebih rendah sebelum menghadapi Joshua dalam salah satu duel terbesar di divisi kelas berat.
Selain menjadi ajang comeback, Fury juga menyebut pertarungan tersebut memiliki misi sosial. Mantan juara dunia kelas berat itu mengatakan hasil dari acara akan disalurkan untuk membantu anak anak kurang mampu di Pattaya. WBC bahkan dijadwalkan memberikan sabuk penghargaan kemanusiaan sebagai bentuk apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
Menjelang laga, komentar menarik datang dari prospek kelas berat Inggris, Moses Itauma. Petinju berusia 21 tahun itu pernah berbagi ring dengan Wach pada Juli 2024 dan sukses menang knockout pada ronde kedua. Meski demikian, Itauma menegaskan bahwa Wach bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.
"Beberapa hari lalu kakak saya mengirim poster pertarungan Fury melawan Wach ke grup keluarga. Reaksi pertama saya, 'Ini pertarungan yang menarik'," ujar Itauma kepada IFL TV.
Menurut Itauma, Wach memang tidak memiliki gaya bertarung yang identik dengan Anthony Joshua. Namun, ada beberapa karakteristik yang membuat petinju Polandia tersebut tetap mampu memberikan ujian bagi siapa pun.
"Saya tidak bilang gayanya sama dengan Joshua, tetapi ada beberapa kemiripan. Wach itu benar benar seperti orang gila. Dia beberapa kali datang menjadi partner sparring saya, lalu setelah latihan malah pergi ke pub untuk berkelahi," katanya.
Itauma juga menceritakan kesan pertamanya saat mengundang Wach sebagai rekan latih tanding.
"Dia bahkan tidak bertanya soal tiket pesawat, penginapan, atau bayaran. Dia langsung setuju datang. Begitu bel dimulai, dia langsung mencoba menghajar saya habis habisan," ujarnya.
Mariusz Wach memang dikenal sebagai petinju yang memiliki daya tahan luar biasa. Sepanjang karier profesionalnya, ia pernah menghadapi sejumlah nama besar seperti Wladimir Klitschko, Dillian Whyte, Hughie Fury, Martin Bakole, dan Jarrell Miller. Ketangguhannya membuat banyak lawan kesulitan menghentikannya lebih awal.
Bagi Itauma, pengalaman tersebut menjadi alasan mengapa Fury tetap harus tampil serius. Meski Mariusz Wach sudah berada di penghujung karier, keberanian dan agresivitasnya masih cukup untuk memberikan ujian sebelum Fury menjalani pertarungan yang jauh lebih besar melawan Anthony Joshua.
Artikel Tag: Tyson Fury, WBC, Anthony Joshua, Heavyweight