Damian Knyba Kritik Wasit dan Juri dalam Kemenangan atas Andy Ruiz
Damian Knyba menilai waktu pemulihan yang diberikan wasit terlalu panjang dan seharusnya pertarungan dihentikan. (Foto: Fight TV)
Damian Knyba meraih kemenangan terbesar dalam kariernya setelah mengalahkan mantan juara dunia kelas berat Andy Ruiz Jr. melalui keputusan angka mutlak.
Namun, petinju asal Polandia itu mengaku kecewa dengan keputusan wasit dan penilaian juri dalam duel di Prudential Center, Newark, New Jersey, Jumat (4/9) waktu setempat.
Damian Knyba sebenarnya hampir mengakhiri pertarungan dengan kemenangan KO pada ronde ketujuh.
Dengan waktu tersisa 42 detik, petinju berusia 30 tahun itu mendaratkan jab sebelum melepaskan pukulan kanan melengkung yang membuat Ruiz kehilangan keseimbangan.
Knyba kemudian melancarkan sejumlah pukulan kanan keras ketika Ruiz terdesak di tali.
Wasit David Franciosi tampak bersiap menghentikan pertarungan saat Ruiz terjatuh ke kanvas dengan sisa 34 detik ronde ketujuh.
Ruiz, 36 tahun, mampu bangkit tetapi masih terlihat terguncang.
Setelah Franciosi selesai memberikan hitungan dan berkomunikasi dengan petinju berdarah Meksiko-Amerika itu, pertandingan kembali dilanjutkan ketika hanya tersisa 11 detik.
Damian Knyba menilai waktu pemulihan yang diberikan wasit terlalu panjang dan seharusnya pertarungan dihentikan.
“Saya percaya jika ada kesempatan, saya bisa melukainya, dan itu yang saya lakukan. Saya pikir wasit memberikan hitungan yang terlalu lama. Saya kira pertarungan sudah selesai,” kata Knyba dalam konferensi pers seusai laga.
Jab dan jangkauan tangan Knyba yang mencapai 86 inci menjadi masalah bagi Ruiz sepanjang pertarungan.
Knyba mampu menjaga jarak dan mengendalikan tempo laga dengan keunggulan postur 6 kaki 8 inci.
Ruiz sempat bangkit pada ronde kedelapan dan memberikan perlawanan terbaiknya. Ia mendaratkan pukulan kanan keras yang membuat Knyba memilih lebih banyak melakukan clinch hingga akhir ronde.
Knyba mengaku pengalaman Ruiz ketika menjadi juara dunia kelas berat menjadi pertimbangan setelah menjatuhkannya.
Pada Juni 2019, Ruiz bangkit dari kanvas untuk menghentikan Anthony Joshua pada ronde ketujuh.
“Saya tidak ingin melakukan kesalahan yang sama seperti Anthony Joshua. Saya ingin tetap disiplin, menjaga jarak, dan terus melakukan apa yang saya lakukan,” ujar Knyba.
Knyba akhirnya menang 117-110 pada kartu Tony Lundy, sementara Glenn Feldman dan Kevin Morgan memberikan skor 114-113.
Tanpa knockdown pada ronde ketujuh, pertarungan akan berakhir dengan hasil imbang mayoritas.
Knyba yang kini memiliki rekor 18-1 dengan 11 KO menilai selisih skor tersebut tidak mencerminkan jalannya pertarungan.
“Saya jelas merasa memenangkan lebih banyak ronde dari itu,” katanya.
Artikel Tag: Anthony Joshua, Andy Ruiz Jr