Kanal

Crawford Ungkap Alasan Vergil Ortiz Jr Jadi Ancaman Besar untuk Ennis

Penulis: Abdi Ardiansyah
09 Agu 2026, 21:08 WIB

Vergil Ortiz Jr

Berita Tinju - Vergil Ortiz Jr memang belum memiliki gelar juara dunia, tetapi namanya tetap masuk dalam jajaran petinju yang paling diperhitungkan di kelas welter super. Terence Crawford bahkan menilai Ortiz bisa menjadi rival terberat bagi Jaron Ennis di divisi 154 pon.

Ennis saat ini sedang berada di puncak setelah merebut gelar WBA dan WBO kelas welter super dari Xander Zayas pada Juni lalu. Dalam pertarungan tersebut, Ennis tiga kali menjatuhkan Zayas sebelum menang technical knockout pada ronde ketujuh.

Kemenangan itu membuat Ennis semakin kuat disebut sebagai petinju terbaik di kelas welter super. Namun, menurut Crawford, Ortiz memiliki karakter bertarung yang dapat memberikan masalah besar kepada sang juara.

Ortiz dikenal sebagai petinju agresif dengan kekuatan pukulan yang menjadi salah satu senjata utamanya. Crawford menilai gaya tersebut membuat Ortiz lebih berbahaya dibandingkan Fundora, yang saat ini memegang gelar WBC kelas 154 pon.

"Mereka berdua adalah lawan yang sulit. Tetapi bagi saya, Vergil lebih berat. Fundora sering memberikan celah sehingga lawan bisa menangkapnya," ujar Crawford dalam wawancara dengan All The Smoke Fight.

Crawford menilai Vergil Ortiz Jr memiliki kemampuan untuk memberikan tekanan sejak awal pertarungan. Petinju berusia 28 tahun itu juga dianggap tidak akan memberikan banyak ruang kepada lawannya untuk mengembangkan strategi.

"Vergil akan terus berada di depan lawannya. Dia akan menjaga kedua tangannya tetap tinggi, menggunakan jab yang keras, lalu menyerang tubuh," kata Crawford.

Karakter tersebut membuat Ortiz berpotensi menjadi lawan yang sangat merepotkan bagi Ennis. Jika Ennis mengandalkan kecepatan, pergerakan kaki, dan kemampuan bertarung dari berbagai jarak, Ortiz dapat mencoba memaksanya bertarung dalam tekanan konstan.

Crawford juga membandingkan pendekatan Ortiz dengan Fundora. Menurutnya, Fundora sebenarnya memiliki keunggulan fisik yang luar biasa dengan tinggi sekitar 198 sentimeter, tetapi petinju berjuluk "The Towering Inferno" itu justru lebih nyaman bertarung dari jarak dekat.

"Fundora ingin bertarung dari jarak dekat. Dia memang tinggi, tetapi dia tidak ingin bertarung dari luar," ujar Crawford.

Fundora memang menunjukkan perkembangan dalam aspek tersebut saat menghadapi Keith Thurman pada Maret lalu. Ia mampu bertarung dari jarak lebih jauh dan mempertahankan gelar WBC melalui kemenangan technical knockout.

Meski demikian, Crawford tetap menilai Ortiz memiliki ancaman yang lebih besar bagi Ennis. Menurutnya, gaya bertarung Ortiz yang agresif, jab keras, serta serangan ke tubuh dapat menjadi kombinasi berbahaya bagi siapa pun di kelas welter super.

Menariknya, Ortiz sendiri masih memburu gelar dunia pertamanya. Ia telah mengoleksi sejumlah kemenangan penting, termasuk atas mantan juara dunia Israil Madrimov dan penantang papan atas Serhii Bohachuk.

Jika duel Vergil Ortiz Jr melawan Jaron Ennis akhirnya terwujud, pertarungan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Ortiz untuk membuktikan bahwa dirinya memang layak berada di level elite kelas 154 pon. Di sisi lain, Ennis harus membuktikan bahwa statusnya sebagai salah satu petinju terbaik di divisi tersebut bukan sekadar hasil kemenangan atas Zayas.

Dengan penilaian dari Crawford tersebut, duel Ennis dan Ortiz berpotensi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di kelas welter super. Ortiz mungkin belum memiliki sabuk juara dunia, tetapi ia memiliki sesuatu yang menurut Crawford dapat membuat Ennis berada dalam masalah besar: tekanan tanpa henti dan gaya bertarung agresif.

Artikel Tag: WBO, WBA, WBC, IBF, Terence Crawford, Kelas Welter Super, Jaron Ennis, Josh Kelly, Vergil Ortiz Jr, Sebastian Fundora

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru