Kanal

Conor Benn Ungkap Tantangan Turunkan Berat Badan Jelang Lawan Ryan Garcia

Penulis: Hanif Rusli
10 Sep 2026, 19:29 WIB

Conor Benn (kanan) dan Ryan Garcia. (Foto: Fight TV)

Conor Benn mengakui harus menjalani persiapan berat untuk memenuhi batas kelas welter menjelang pertarungannya melawan juara WBC Ryan Garcia di T-Mobile Arena, Las Vegas, 12 September.

Pertarungan tersebut menjadi salah satu duel yang paling dinantikan tahun ini.

Ryan Garcia (25-2, 20 KO) akan mempertahankan gelar WBC untuk pertama kalinya setelah merebutnya pada Februari, sedangkan Conor Benn (25-1, 14 KO) berusaha merebut sabuk yang pernah dimiliki ayahnya, legenda tinju Inggris Nigel Benn, pada 1990-an.

Salah satu tantangan terbesar bagi Benn adalah menurunkan berat badan ke 147 pound atau sekitar 66,7 kilogram. Ia terakhir kali bertarung di kelas welter empat tahun lalu.

Benn sempat naik ke kelas 160 pound untuk menghadapi Chris Eubank Jr. dua kali pada 2025.

Sebelumnya, ia hanya bertanding dua kali dalam tiga tahun karena menjalani skorsing di Inggris setelah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang pada 2022.

Benn kemudian dinyatakan bersih pada November 2024 dan terus mempertahankan bahwa dirinya tidak bersalah.

Ia mulai menurunkan kelas dengan menghadapi Regis Prograis pada kelas 150 pound pada April. Benn mengakui proses tersebut tidak mudah.

"Saya tentu kesulitan. Ini kerja keras. Menurunkan berat badan memang sulit. Saya belum mencapai berat ini selama empat tahun. Ini menantang, tetapi bagian dari olahraga," ujar Benn.

Meski demikian, Benn menegaskan dirinya selalu mempersiapkan diri secara serius untuk setiap lawan.

Menurut dia, persiapan menghadapi Prograis ikut membuka jalan menuju pertarungan melawan Garcia.

Benn juga memperkirakan Ryan Garcia akan tampil dalam versi terbaiknya. Ia menilai petinju Amerika Serikat tersebut memiliki mental juara dan kecepatan tangan yang menjadi ancaman utama.

"Saya mengharapkan versi terbaik Ryan. Dia memiliki mental juara dan akan mempertahankan sabuknya dengan segenap kemampuan. Dia petarung hebat, tangannya cepat, dan dia adalah juara," kata Benn.

Di luar ring, pertarungan ini juga menarik karena melibatkan dua promotor yang bersaing, Dana White dari Zuffa Boxing dan Oscar De La Hoya yang mewakili Garcia.

Kedua pihak akhirnya mampu menyatukan kepentingan bersama dengan penyelenggara dan pemegang hak siar Paramount serta DAZN.

Conor Benn memuji White karena tetap memenuhi komitmennya. Ia mengatakan White dan De La Hoya mampu mengesampingkan ego demi mewujudkan pertarungan tersebut.

Menurut Benn, kepindahannya dari Eddie Hearn ke Zuffa setelah hampir satu dekade merupakan keputusan besar.

Ia menilai White bahkan telah memberikan lebih dari yang dijanjikan sejak dirinya bergabung.

Artikel Tag: Ryan Garcia, conor benn

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru