Conor Benn Diragukan Bisa Tampil Maksimal Lawan Garcia di Kelas Welter
Conor Benn dan Ryan Garcia
Berita Tinju - Conor Benn akan menghadapi duel penting ketika menantang Ryan Garcia di T-Mobile Arena, Las Vegas, pada 12 September. Selain harus menghadapi kemampuan Garcia, Benn juga dituntut kembali mencapai batas kelas welter, sesuatu yang menurut Shawn Porter dapat memengaruhi penampilannya.
Benn terakhir kali bertanding di kelas welter pada 2022. Setelah itu, ia menjalani beberapa pertarungan di kelas yang lebih tinggi, termasuk dua duel melawan Chris Eubank Jr serta pertarungan melawan Regis Prograis pada April.
Benn menang atas Prograis melalui keputusan juri dan kini bersiap turun kembali ke 147 pound. Porter, yang pernah berlatih tanding dengan Benn menjelang pertarungan pertamanya melawan Eubank, menilai proses tersebut tidak akan mudah.
“Saya pikir pemotongan berat badan akan memengaruhinya. Dia sudah sekitar empat tahun tidak bertanding di 147 pound. Menurunkan berat badan secara terus menerus membutuhkan manipulasi tertentu, dan ketika Anda berhenti melakukannya lalu kembali lagi, hasilnya belum tentu sama,” ujar Porter kepada About Boxing.
Menurut Porter, Benn membutuhkan disiplin luar biasa untuk memastikan proses penurunan berat badan tidak menguras kondisi fisiknya sebelum naik ke atas ring.
“Bagi Conor Benn, saya rasa dia harus memiliki disiplin yang luar biasa untuk membawa berat badannya kembali ke 147 pound,” lanjutnya.
Tantangan tersebut menjadi semakin menarik karena Benn sudah lama bertarung di kelas yang lebih tinggi. Petinju Inggris itu bahkan sempat naik hingga kelas menengah untuk menjalani rivalitas dengan Eubank.
Sementara itu, Garcia sudah memiliki pengalaman bertanding di kelas welter. Petinju Amerika tersebut merebut gelar dunia dengan mengalahkan Mario Barrios melalui keputusan mutlak pada Februari dan akan menjalani pertahanan pertama atas sabuknya.
Garcia juga pernah bertarung melawan Rolando Romero di kelas welter pada Mei 2025. Pertarungan tersebut berakhir dengan kekalahan angka bagi Garcia.
Benn sendiri telah mengisyaratkan bahwa pertarungan melawan Garcia kemungkinan menjadi penampilan terakhirnya di kelas welter. Ia mengakui perjuangan menjaga berat badan semakin berat dan membuka kemungkinan naik hingga kelas menengah super, 168 pound, setelah duel tersebut.
Dengan kondisi itu, Porter menilai kemampuan Conor Benn mengelola berat badan akan menjadi faktor penting sebelum berbicara mengenai pertarungan melawan Garcia. Jika proses pemotongan berat badan menguras tenaganya, Benn berisiko memasuki ring dalam kondisi yang tidak ideal.
Artikel Tag: WBC, shawn porter, kelas welter, kelas menengah, Kelas Menengah Super, Ryan Garcia, conor benn