Kanal

China Optimistis Masa Depan Curling Kursi Roda di Paralimpiade Musim Dingin

Penulis: Hanif Rusli
16 Mar 2026, 02:58 WIB

Tim China berpose di atas podium setelah meraih medali perak cabang curling kursi roda beregu campuran pada Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. (Foto: AP)

Tim China harus puas meraih medali perak setelah kalah tipis 3-4 dari Kanada pada final curling kursi roda beregu campuran di Paralimpiade Musim Dingin 2026, Sabtu (14/3), di Cortina Curling Olympic Stadium.

Hasil tersebut menggagalkan ambisi China untuk meraih gelar ketiga secara beruntun setelah sebelumnya menjuarai nomor yang sama pada Paralimpiade Musim Dingin 2018 di PyeongChang dan Paralimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing.

Meski gagal mempertahankan gelar, tim China menilai hasil di Milan–Cortina tetap menunjukkan perkembangan positif bagi olahraga curling kursi roda di negara tersebut.

Pada fase round-robin, Kanada tampil dominan dengan menyapu sembilan kemenangan. China menyusul di posisi kedua dengan delapan kemenangan dan satu kekalahan.

Kedua tim kemudian melaju ke semifinal bersama Swedia dan Korea Selatan.

Satu-satunya kekalahan China pada fase tersebut juga datang dari Kanada dengan skor 4-9, sebelum kedua tim kembali bertemu di partai puncak.

Dalam final, pertandingan berlangsung ketat. China yang diperkuat Wang Haitao, Zhang Mingliang, Chen Jianxin, dan Li Nana mampu menyamakan skor menjadi 3-3 hingga akhir end ketujuh.

Namun pada end kedelapan yang menentukan, lemparan terakhir dari kapten Kanada Mark Ideson memastikan tambahan satu poin bagi timnya sekaligus mengunci kemenangan 4-3.

Pelatih tim China Yue Qingshuang menilai para pemain telah menunjukkan semangat juang sepanjang turnamen meski hasil akhir belum sesuai harapan.

Ia mengatakan timnya masih perlu meningkatkan kualitas pukulan, terutama dalam situasi-situasi krusial di pertandingan.

Selain nomor beregu campuran, cabang curling kursi roda pada Paralimpiade kali ini juga memperkenalkan nomor ganda campuran.

Pasangan China Wang Meng dan Yang Jinqiao berhasil mencatat sejarah dengan meraih medali emas pada nomor tersebut.

Kapten tim China Wang Haitao menyebut prestasi tersebut menunjukkan bahwa curling kursi roda China telah mencapai level dunia.

Menurutnya, perkembangan olahraga ini tidak lepas dari semakin banyaknya atlet muda yang mulai bergabung dalam program pembinaan nasional.

Para pemain senior juga berharap generasi baru dapat melanjutkan tradisi prestasi China di ajang internasional ketika mereka nantinya pensiun dari kompetisi.

Meski gagal mempertahankan gelar, para pemain menilai pengalaman di Paralimpiade kali ini menjadi bekal penting untuk menghadapi kejuaraan dunia dan siklus Paralimpiade berikutnya.

Artikel Tag: paralimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru