☰
Kanal
✕

Chev Clarke Siap Hadapi Chris Billam-Smith dalam Duel Utama Zuffa 12

Penulis: Hanif Rusli
05 Nov 2026, 06:55 WIB

Chev Clarke (kanan) dan Chris Billam-Smith. (Foto: Fight TV)

Chev Clarke bertekad menunjukkan ketangguhan dan daya juangnya saat menghadapi sesama petinju Inggris, Chris Billam-Smith, dalam pertarungan kelas penjelajah pada 7 November.

Duel 10 ronde tersebut akan menjadi partai utama Zuffa 12 yang berlangsung di Copper Box Arena, London.

Chev Clarke (12-2, 9 KO) menyadari bahwa kemenangan atas Billam-Smith akan menjadi salah satu pencapaian terpenting dalam kariernya.

Hasil positif juga berpotensi membawanya semakin dekat dengan kesempatan memperebutkan gelar juara dunia kelas penjelajah.

Namun, lawan yang dihadapinya bukan petinju sembarangan.

Chris Billam-Smith (22-2, 14 KO), mantan juara dunia kelas penjelajah versi WBO, dikenal mampu memaksimalkan kemampuannya melalui kecerdasan taktik dan daya tahan dalam pertarungan.

Clarke sendiri memiliki perjalanan profesional yang tidak selalu mudah sejak beralih ke tinju profesional setelah tampil pada Olimpiade 2020 yang tertunda.

Petinju berusia 35 tahun itu pernah menikmati sejumlah pencapaian, termasuk meraih gelar juara Inggris dan menghentikan mantan penantang gelar dunia Jack Massey secara dramatis.

Namun, ia juga mengalami sejumlah kekalahan, termasuk saat menghadapi Viddal Riley dan petinju Prancis Leonard Mosquea melalui keputusan angka terbelah.

Meski demikian, Chev Clarke menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghindari pertarungan sulit.

Ia merasa perjalanan kariernya kerap dipandang terlalu mudah oleh sebagian pengamat karena pernah memperkuat Inggris di Olimpiade.

Padahal, menurutnya, sejak awal berkarier, ia sudah langsung menghadapi lawan-lawan tangguh, termasuk ketika bertanding di Amerika Serikat.

"Saya menghargai hal itu karena saya merasa setiap nama Chev disebut di kancah tinju Inggris atau secara umum, orang-orang berkata, 'Oh, Chev selalu mendapat jalan yang mudah' karena saya pernah tampil di Olimpiade dan bertinju untuk Inggris Raya," kata Clarke kepada The Ring.

Ia juga menyebut sejumlah lawan yang pernah dihadapinya, seperti Vasil Ducar, Israel Dufus, dan Efetobor Apochi, sebagai petinju yang memberikan tantangan berat.

Gaya bertarung Clarke memang cenderung agresif dan menghibur, tetapi pendekatan tersebut juga membuatnya kerap berada dalam situasi berbahaya.

Saat menghadapi Massey pada 6 Juni, misalnya, Clarke sempat dua kali terjatuh sebelum akhirnya menghentikan lawannya pada ronde ketujuh.

Clarke tidak berniat mengubah pendekatannya ketika menghadapi Chris Billam-Smith. Ia yakin pertarungan tersebut akan berlangsung sengit dan siap mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih kemenangan.

"Pada akhirnya, orang-orang boleh mengatakan apa pun, tetapi bukti tentang Chev Clarke sudah ada. Saya memang tidak banyak bicara, tetapi ketika bertarung, kalian tahu pertarungan itu akan menghibur dan setiap uang yang dibayarkan akan sepadan. Tidak pernah ada pertarungan pilihan yang mudah dalam karier saya," ujarnya.

Artikel Tag: Chris Billam-Smith

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru