Kanal

Charley Hull Siap Taklukkan Tantangan Links demi Gelar Major Perdana

Penulis: Abdi Ardiansyah
28 Jul 2026, 11:01 WIB

Charley Hull

Berita Golf - Charley Hull datang ke AIG Women's Open 2026 dengan membawa harapan besar untuk akhirnya mengakhiri penantian panjang meraih gelar major pertama. Meski tampil konsisten dalam beberapa musim terakhir, pegolf asal Inggris tersebut masih belum mampu mengangkat trofi di lima turnamen paling bergengsi dalam golf putri.

Tahun ini, tantangan yang dihadapi Hull diperkirakan semakin berat. Royal Lytham and St Annes dikenal sebagai salah satu lapangan links paling menuntut di dunia. Akurasi, kesabaran, serta kemampuan membaca kondisi angin menjadi faktor yang jauh lebih penting dibanding sekadar kekuatan pukulan.

Hull selama ini identik dengan gaya bermain agresif. Ia dikenal berani menyerang pin dan menggunakan driver di banyak hole, strategi yang beberapa kali membawanya bersaing di papan atas turnamen LPGA. Namun pendekatan tersebut tidak selalu efektif di lapangan links.

Pegolf berusia 30 tahun itu mengakui dirinya sempat memiliki anggapan bahwa links golf bukan tipe lapangan yang sesuai dengan karakternya. Kini ia berusaha menghapus pemikiran tersebut agar dapat tampil lebih lepas.

"Saya mencoba menghilangkan anggapan bahwa links golf tidak cocok untuk saya. Sekarang saya ingin membuat permainan saya bisa menyesuaikan diri dengan kondisi seperti ini," ujar Hull.

Hull juga mengungkapkan bahwa dirinya masih lebih menyukai karakter lapangan di Amerika Serikat, khususnya pada US Women's Open. Menurutnya, tipe lapangan tersebut lebih sesuai dengan insting menyerangnya.

"Saya sangat menyukai US Women's Open. Lapangan di sana benar benar sesuai dengan cara saya bermain. Sementara di links golf, Anda harus lebih banyak berimajinasi, memvisualisasikan pukulan, lalu benar benar percaya dengan keputusan yang diambil," katanya.

Meski demikian, Hull memiliki bekal positif menjelang turnamen tahun ini. Dalam beberapa edisi Women's Open sebelumnya, ia mampu bersaing hingga hari terakhir dan menunjukkan peningkatan saat bermain di lapangan links. Pengalaman tersebut diyakini membuatnya lebih siap menghadapi tekanan dibanding beberapa musim lalu.

Selain karakter lapangan, prakiraan cuaca juga diperkirakan menjadi faktor penting. Hujan dan angin kencang diprediksi mewarnai jalannya turnamen, sehingga kemampuan beradaptasi akan menjadi salah satu penentu hasil akhir.

Apabila berhasil mengendalikan permainan agresifnya dan memilih strategi yang lebih sabar, Charley Hull memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan gelar. AIG Women's Open 2026 pun bisa menjadi momentum yang selama ini dinantikan untuk mengukuhkan dirinya sebagai juara major.

Artikel Tag: LPGA, Dundonald, Charley Hull

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru