Kanal

CAS Tolak Banding, Atlet Skeleton AS Katie Uhlaenderg Gagal ke Olimpiade

Penulis: Hanif Rusli
05 Feb 2026, 13:26 WIB

Katie Uhlaender mengajukan banding kepada CAS terkait dugaan manipulasi hasil perlombaan. (Foto: AP)

Upaya terakhir atlet skeleton Amerika Serikat, Katie Uhlaender, untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina 2026 tampaknya berakhir sia-sia.

Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) menyatakan tidak memiliki kewenangan untuk mengubah hasil lomba yang menjadi penentu kelolosannya ke ajang Olimpiade tersebut.

Katie Uhlaender, yang merupakan atlet berpengalaman dengan lima penampilan Olimpiade, mengajukan banding kepada CAS terkait dugaan manipulasi hasil perlombaan.

Ia menilai pelatih tim skeleton Kanada sengaja menarik empat atlet dari ajang North American Cup yang berlangsung di Lake Placid, New York, pada 11 Januari lalu.

Keputusan tersebut membuat jumlah poin peringkat yang tersedia dalam lomba itu berkurang, sehingga Uhlaender gagal mengumpulkan poin yang cukup untuk lolos ke Olimpiade.

Sebelumnya, Federasi Bobsleigh dan Skeleton Internasional (IBSF) telah menyatakan tidak ada pelanggaran aturan dalam kasus tersebut. Komite Olimpiade Internasional (IOC) pun mendukung keputusan IBSF.

Tidak puas dengan hasil tersebut, Katie Uhlaender kemudian membawa perkara ini ke CAS dan memperoleh sidang pada Minggu lalu.

Namun sehari setelah sidang, CAS menyatakan divisi khusus yang dibentuk untuk Olimpiade Milan-Cortina hanya berwenang menangani sengketa yang terjadi dalam kurun waktu 10 hari sebelum pembukaan Olimpiade, yakni mulai 27 Januari.

Karena lomba yang dipermasalahkan berlangsung pada 11 Januari dan keputusan banding IBSF dikeluarkan pada 23 Januari, maka permohonan Uhlaender dinilai berada di luar yurisdiksi CAS.

Dengan keputusan tersebut, dua atlet yakni Kelly Curtis dan Mystique Ro dipastikan akan mewakili Amerika Serikat dalam nomor skeleton putri di Olimpiade mendatang.

CAS juga mengeluarkan keputusan serupa terhadap banding yang diajukan tim luge Irlandia.

Mereka menilai atlet Elsa Desmond tidak mendapatkan kesempatan kualifikasi secara adil untuk Olimpiade 2026.

Irlandia juga mempertanyakan pemberian status Atlet Netral Individual (AIN) kepada dua atlet Rusia yang dianggap belum memenuhi seluruh syarat kualifikasi.

IOC sendiri telah menetapkan total 106 kuota atlet untuk cabang olahraga luge di Olimpiade kali ini.

Meski seluruh kuota telah terisi, hanya ada 105 atlet yang lolos karena atlet Austria Wolfgang Kindl berhasil mengamankan tempat di dua nomor sekaligus, yakni tunggal putra dan ganda putra.

Kondisi tersebut sempat memicu perdebatan terkait kemungkinan tambahan slot bagi atlet lain, namun hingga kini tidak ada perubahan keputusan resmi.

Artikel Tag: Olimpiade Musim Dingin

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru