Kanal

Kehadiran Unit ICE di Olimpiade Musim Dingin 2026 Picu Kemarahan di Italia

Penulis: Hanif Rusli
29 Jan 2026, 13:50 WIB

Laporan awal yang samar memicu reaksi keras, termasuk petisi daring yang menolak kehadiran ICE di Olimpiade Musim Dingin 2026. (Foto: AP)

Rencana kehadiran unit dari U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE) dalam pengamanan Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milan memicu kebingungan dan kemarahan di Italia.

Isu ini mencuat karena ICE selama ini identik dengan kebijakan pengetatan imigrasi Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, yang kerap menuai kritik internasional.

Unit yang dimaksud adalah Homeland Security Investigations (HSI), bagian dari ICE yang berfokus pada kejahatan lintas negara seperti penyelundupan manusia, narkotika, dan artefak budaya.

HSI secara rutin mengirimkan agen ke berbagai acara internasional besar, termasuk Olimpiade, untuk membantu kerja sama keamanan.

Namun, yang tidak akan dilibatkan adalah Enforcement and Removal Operations (ERO), divisi ICE yang menangani deportasi dan penegakan imigrasi di dalam negeri AS.

Perbedaan ini tidak langsung dipahami publik Italia. Laporan awal yang samar memicu reaksi keras, termasuk petisi daring yang menolak kehadiran ICE di Olimpiade Musim Dingin 2026.

Situasi semakin memanas setelah media publik RAI menayangkan laporan tentang jurnalis Italia yang diintimidasi agen ICE di Minneapolis, di tengah meningkatnya operasi imigrasi di kota tersebut.

Wali Kota Milan, Giuseppe Sala, secara terbuka menyatakan penolakan.

Ia menyebut ICE sebagai “milisi yang membunuh” dan menegaskan bahwa lembaga tersebut tidak diterima di Milan, kota yang akan menjadi tuan rumah upacara pembukaan Olimpiade pada 6 Februari, yang juga akan dihadiri Wakil Presiden AS JD Vance.

Menanggapi polemik ini, Kementerian Dalam Negeri Italia menegaskan bahwa agen HSI akan ditempatkan di ruang kendali di Konsulat AS di Milan, berperan mendukung dari belakang layar bersama lembaga keamanan AS lainnya.

Seluruh operasi keamanan di wilayah Italia tetap berada di bawah kendali penuh otoritas Italia.

Pemerintah juga menekankan bahwa HSI telah lama beroperasi di lebih dari 50 negara, termasuk Italia.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menegaskan bahwa ICE tidak melakukan penegakan imigrasi di luar negeri.

Di Olimpiade, HSI hanya membantu mitigasi risiko dari organisasi kriminal transnasional dan bekerja sama dengan otoritas tuan rumah.

Kontroversi ini mencerminkan memburuknya persepsi internasional terhadap kebijakan AS sekaligus menyoroti hubungan yang kian tegang antara pemerintahan Trump dan sekutu-sekutu Eropa.

Meski demikian, Komite Olimpiade Internasional menegaskan bahwa keamanan Olimpiade Musim Dingin 2026 sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara tuan rumah, dengan dukungan koordinatif dari kontingen peserta.

Artikel Tag: Milan, olimpiade

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru