☰
Kanal
✕

Canelo Alvarez Pilih Christian Mbilli karena Tak Ingin Ambil Jalan Pintas

Penulis: Hanif Rusli
31 Okt 2026, 20:32 WIB

Kini, pada usia 36 tahun, Canelo Alvarez kembali berada dalam posisi penantang untuk memperebutkan gelar juara dunia. (Foto: Fight TV)

Canelo Alvarez menegaskan tidak ingin mengambil jalan pintas untuk kembali menjadi juara dunia kelas menengah super.

Petinju asal Meksiko tersebut memilih menghadapi juara WBC Christian Mbilli demi merebut kembali gelar yang pernah dikuasainya, meski harus menjalani pertarungan berat di Kingdom Arena, Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (31/10).

Pertarungan kelas 168 pound tersebut akan menjadi laga utama dalam acara bertajuk "Mexico Versus The World" yang disiarkan melalui DAZN dengan paket Ultimate dan layanan bayar per tayang.

Duel ini juga menjadi momen istimewa bagi Canelo Alvarez (63-3-2, 39 KO), yang tepat 21 tahun sebelumnya memulai karier profesional pada usia 15 tahun.

Kini, pada usia 36 tahun, mantan juara dunia empat divisi itu kembali berada dalam posisi penantang untuk memperebutkan gelar juara dunia.

"Saya siap menghadapi pertarungan hari Sabtu sebagai penantang. Namun, dalam pikiran saya, sejak masih kecil saya selalu menjadi seorang juara. Ini akan menjadi malam yang istimewa," kata Alvarez dalam konferensi pers terakhir.

"Saya sangat menghargai kesempatan berada di sini dan menjadi juara lagi. Saya sangat bersemangat dan bahagia dengan seluruh perjalanan karier saya. Rasanya seperti baru kemarin saya menjalani debut profesional. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang selalu percaya kepada saya," ujarnya.

Ketika keduanya memulai tur promosi di Mesir lima bulan lalu, Alvarez sempat menyatakan Mbilli tidak memiliki peluang untuk mengalahkannya, bahkan jika dirinya sudah berusia 50 tahun.

 Namun, petinju Prancis berusia 31 tahun itu justru yakin dapat memanfaatkan tekanan serangan yang menjadi ciri khasnya untuk mengejutkan lawannya.

Menjelang pertarungan, Canelo Alvarez menegaskan bahwa pengalamannya menjadi juara dunia selama bertahun-tahun membuatnya percaya diri menghadapi tantangan tersebut.

"Saya tidak percaya pada jalan pintas. Saya sudah memiliki pengalaman. Saya telah menjadi juara selama bertahun-tahun dan ingin kembali menjadi juara dengan menghadapi yang terbaik. Dia seorang juara, itu saja," kata Alvarez.

Alvarez mencatat enam kemenangan dan dua kekalahan sejak 2022, tetapi belum meraih kemenangan melalui knockout dalam periode tersebut.

Dua periode kekuasaannya di kelas menengah super sebelumnya bahkan berakhir dengan keberhasilannya menjadi juara tak terbantahkan.

Namun, performanya mulai mendapat sorotan setelah kalah angka mutlak dari Terence Crawford pada September 2025.

Dalam pertandingan yang sama, Mbilli bermain imbang melalui split decision melawan Lester Martinez.

Mbilli kemudian menjadi juara penuh WBC setelah Crawford kehilangan gelar tersebut sebelum pensiun.

Mbilli bertekad merusak ambisi Alvarez. Dia mengaku menjalani kamp pelatihan dengan sempurna dan siap memberikan kejutan.

"Saya sangat menghormati seluruh perjalanan karier Canelo. Namun, Sabtu nanti ceritanya akan berbeda karena saya datang untuk menang. Saya sudah siap sejak lahir menghadapi pertarungan ini dan hanya perlu menjadi diri sendiri," ujar Mbilli.

Artikel Tag: Canelo Álvarez, Terence Crawford, Christian Mbilli

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru